25 April 2021

Jelang Pilgub Jabar 2024, Golkar Jagokan 3 Nama Srikandi Sarat Pengalaman Ini

Berita Golkar - Kendati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur Jawa Barat akan berlangsung pada tahun 2023, sejumlah nama sudah bermunculan, selain nama Ridwan Kamil dan Uu Ruzhunul Ulum.

Kini sejumlah partai sudah bersiap-siap menyiapkan kader terbaiknya untuk di usung di antaranya kader perempuan, seperti Partai Amanat Nasional (PAN), Desi Ratnasari, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ada nama Rieke Diah Pitaloka.

Sedangkan Partai Demokrat memiliki nama kader terbaik perempuan yakni Celica yang saat ini menjabat sebagai Bupati Karawang.

Baca Juga: Pekanbaru Banjir Parah, Parisman Ihwan Minta Keseriusan Pemkot Atasi Pendangkalan Sungai

Menanggapi hal tersebut kader senior partai Golongan Karya (Golkar) Garut, Agus Ridwan yang akrab disapa Agus Joy, mengatakan, nama-nama yang muncul saat ini tidak menutup kemungkinan akan mendapatkan dukungan dari partai tempat bernaung, termasuk ada beberapa nama kader partai Golkar yang layak di usung di antaranya, politisi senior Nurul Aripin yang saat ini menjabat di DPR RI, mantan Bupati Tangerangan Selatan Airin Rachmi Diany.

Lalu ada Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika istri dari Kang Dedi Mulyadi, Nia Dadang Naser istri mantan Bupati Bandung Dadang Naser, Hj Ade UU Sukaesih mantan Wailikota Banjar.

"Golkar memiliki potensi yang sangat besar untuk mengusung kader partai perempuan dalam Pikada Gubernur Jawa Barat mendatang. Mereka sudah sangat memiliki pengalaman dalam memimpin daerah," ujarnya, Minggu 25 April 2021.

Baca Juga: Dito Ganinduto Nilai Ekonomi Dunia Maupun Domestik Mulai Bergerak ke Arah Positif

Nama Airin Rachmi Diany, kata Agus Joy, memiliki pengalaman dan berhasil menjadi kepala daerah Tangerang Selatan (Tangsel) selama dua periode, kepiawaiannya menjadi Bupati Tangerang Selatan saat itu tidak diragukan lagi.

"Airin selain asli kelahiran Banjar, kiprahnya dalam kancah perpolitikan sangat mumpuni, ia kader Golkar yang sangat militan," ucapnya.

Menurutnya, dengan kondisi demikian Partai Golkar Jawa Barat harus segera bergerak dan melakukan konsolidasi politik dari hulu ke hilir. Hal ini bertujuan agar dalam menghadapi Pilkada nanti semua mesin partai bergerak dan memenangakan pasangan yang akan diusung. "Mesin partai harus mulai dipanaskan dalam menyongsong hajat politik dari sekarang," singkatnya. {galamedia.pikiran-rakyat}

fokus berita : #Agus Ridwan #Airin Rachmi Diany #Nurul Arifin