02 Mei 2021

Wakil Bupati Yohanes Avun Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Mahakam Ulu

Berita Golkar - Pucuk pimpinan alias Ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar), Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Provinsi Kalimantan Timur berganti.

Pergantian itu dilakukan pada kegiatan Musyawarah Daerah atau Musda II yang digelar di Hotel Sidodadi, Kecamatan Barong, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Kegiatan Musda II itu mengdepankan aturan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Dan dihadiri langsung oleh Sekjen DPD I Golkar Kaltim, Husni Fachruddin (Ayub) dan sejumlah pengurus lainnya termasuk pengurus DPD II Golkar Kabupaten Mahakam Ulu.

Baca Juga: Golkar DIY Gelar Doa Bersama KRI Nanggala 402, Gandung Pardiman Soroti Alutsista Usang TNI

Dalam Musda itu, Wakil Bupati Mahakam Ulu, Yohanes Avun terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai berlambang pohon beringin itu untuk wilayah Kabupaten Mahakam Ulu periode 2021-2025.

"Jadi dalam Musda II ini kita melakukan evaluasi kegiatan partai dan regenerasi struktur yang baru, atau pemilihan ketua untuk periode 2021-2025.

Yakni dalam prosesnya, sampai dengan batas akhir pencalonan Ketua DPD II Golkar Mahulu, hanya satu yang mendaftar. Yaitu saya sendiri. Sehingga prosesnya kemarin aklamasi saja dan itu sudah sesuai dengan aturan partai," ujar Yohanes Avun kepada Tribunkaltim.co, Minggu (2/5/2021).

Baca Juga: Lamberthus Jitmau Ajak Pengurus Baru Golkar Papua Barat 2021-2025 Tancap Gas

Menurut mantan Sekdakab Mahakam Ulu itu, alasan pelaksanaan Musda II di wilayah Kutai Barat. Dikarenakan wilayah Mahulu saat ini sedang dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baik itu kegiatan rapat-rapat, maupun keluar masuk wilayah akibat pandemi Covid-19. "Makanya kita ambil jalan tengah pelaksanaannya di Kutai Barat, selain disini masih agak longgar, tempatnya juga memadai. Intinya kita yang membuat aturan, tidak mungkin melanggar aturan itu," katanya.

Disinggung mengenai proses pelantikan, Yohanes Avun mengaku belum bisa memastikan pelaksanaannya karena masih dalam masa Pandemi COVID-19. Dan itupun dialami daerah lainnya yang sudah menggelar Musda.

Baca Juga: Akhmad Ma’ruf Maulana Siapkan 10 Ribu Paket Sembako, Sarung dan Sajadah Untuk Panti Asuhan di Kepri

Hanya saja, DPD II Golkar Mahulu sekarang ditugaskan untuk menyusun struktur pengurus partai yang baru, mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Kampung. "Jadi setelah Musda ini kita diberikan tugas selama 14 hari kedepan membentuk struktur pengurus partai sampai ke-tingkat Kampung.

Setelah itu pelantikannya ini sambil menunggu situasi pandemi Corona. Karena daerah lain yang sudah terbentuk pengurusnya juga sampai sekarang belum dilantik.

Tapi walaupun dalam keadaan belum dilantik, secara De Facto kita sudah bisa melaksanakan tugas, yang penting ada SK-nya. "Jadi DPD, satu juga menunggu ini, kalau Corona segera berakhir, ya cepat juga pelantikannya," terang Avun.

Baca Juga: Pertanyakan Kabar Satgas COVID-19 Jambi, Pinto Jayanegara: Koordinasi Penanganan dan Vaksinasi Sangat Penting

Dengan terbentuk struktur pengurus yang baru nantinya, Yohanes Avun, berharap kegiatan kepartaian hingga hubungan dengan partai lainnya dapat berjalan secara baik.

Mengambil andil, menjadikan Partai sebagai pendorong dan kontrol pembangunan yang dilakukan di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. "Karena yang kita inginkan, Mahakam Ulu ini dibangun dengan kondusif," ujarnya.

Yakni dengan penuh semangat dan masyarakat merasa terlibat. "Itulah peran partai yang kita harapkan," tuturnya.

Lebih lanjut Yohanes Avun juga menegaskan, siapapun yang terpilih menjadi pengurus partai nantinya. Dia harus berkomitmen, memiliki integritas tinggi dan bekerja profesional untuk kejayaan partai dan untuk kemajuan Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. {kaltim.tribunnews}

fokus berita : #Husni Fachruddin #Yohanes Avun