04 November 2017

Nobar Persib-Persija, Nurul Arifin Doa bersama 100 Hari Wafatnya Ricko Andrean

Berita Golkar - Laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta digelar hari ini di Stasion Manahan, Solo, Jumat (3/11/17). Laga panas dua tim ini bertepatan dengan 100 hari meninggalnya Ricko Andrean, bobotoh Persib yang menghembuskan napas terakhirnya usai menjadi korban pengeroyokan sekelompok suporter, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Juli lalu.

Di wilayah tempat tinggal almarhum Ricko di Cicadas, digelar acara doa bersama di Gedung Serbaguna RW 07, Jalan Haur Beuti, Kelurahan Cicadas, Cibeunying Kidul. Hadir dalam acara doa bersama tersebut Bakal Calon Walikota Bandung Nurul Arifin. "Ini menjadi pengingat dan momentum bahwa kejadian-kejadian seperti ini jangan terulang kembali," ujar Nurul.

Nurul mengatakan, sudah saatnya muncul kesadaran bersama semua suporter. Menurutnya, kekerasan takkan menghasilkan apa-apa, hanya menimbulkan kerugian semata. "Jangan lupa kita semua saudara satu negara, satu bangsa. Kalau dalam satu pertandingan fair-fair saja. Kalau soal menang dan kalah itu perputaran saja (rotasi). Kalau satu hari menang satu hari kalah biasa. Jadi hal ini disikapi dan diantisipasi juga harus ada kesadaran dari suporter," katanya.

Nurul menyebut, dirinya memang sengaja berkunjung ke rumah keluarga almarhum Ricko. Kebetulan pertandingan Persib-Persija yang digelar hari ini bertepatan 100 hari meninggalnya Ricko. "Kalau saya tadinya pengen ke rumah Ricko. Saya ke sini juga ketemu keluarga. Terus kemarin menghubungi ternyata (hari ini) pas 100 hari (meninggalnya Ricko) serupa dengan pertandingan Persib vs Persija," ungkapnya.

Acara doa bersama sendiri dihadiri oleh para bobotoh. Isak tangis dari para bobotoh mewarnai acara doa bersama tersebut. Sebelum acara doa bersama, para warga juga menggelar acara nonton bareng pertandingan Persib vs Persija. [merdeka]

fokus berita : #Nurul Arifin