11 Juni 2021

Tidak Setuju Rencana PPN Sembako, Mukhtarudin: Tambah Berat Beban Masyarakat

Berita Golkar - Rencana Pemerintah yang akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap barang kebutuhan pokok dianggap kurang tepat oleh kalangan wakil rakyat di Senayan.

Anggota DPR RI dari fraksi partai Golkar, Mukhtarudin memandang rencana tersebut justru hanya akan menambah beban berat masyarakat ditengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian saat ini.

"Saya tidak setuju dengan rencana PPN sembako ini. PPN nantinya akan dibebankan ke pembeli/konsumen. Implikasinya harga sembako akan naik. Dan bisa memicu inflasi," tandas Anggota Komisi VI dan anggota Banggar DPR RI itu kepada wartawan, Rabu (09/06/2021).

Baca Juga: Dituding Gelapkan Dana Rp.53 Miliar, Rusli Habibie: Kalau Benar, Saya Yang Datangi Penjara

Mukhtarudin kembali mewanti-wanti agar rencana kebijakan tersebut dikalkulasikan secara matang, cermat dan penuh pertimbangan. "Saat ini masyarakat masih terdampak dari covid 19 oleh karena itu tidak bisa dibebankan lagi dengan PPN sembako," ungkapnya.

Politikus Golkar ini pun berjanji bahwa persoalan tersebut akan dipertanyakannya ke Pemerintah/menteri keuangan dalam forum resmi berupa rapat kerja di DPR nantinya.

"Selaku anggota Badan Anggaran (Banggar DPR RI) akan kami dalami lebih lanjut dengan pemerintah/menteri keuangan terhadap rencana PPN sembako ini," kata Mukhtarudin. {teropongsenayan}

fokus berita : #Mukhtarudin