24 Juli 2021

Percepat Capaian Vaksinasi dan Pemulihan Ekonomi, AMPI Kalbar Gelar Vaksinasi Untuk Milenial

Berita Golkar - Penanggung jawab sekaligus ketua panitia Vaksinasi Milenial AMPI Kalbar 2021, drg Anggita Elprija Wulandari menyampaikan, bahwa AMPI Kalbar melaksanakan vaksiansi milenial 2021 sekitar 300 orang peserta yang mendaftar dengan dua jenis Vaksin Sinovac dan Astrazenika.

Ia menerangkan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini untuk membantu percepatan capaian vaksinasi covid-19 dan membangkitkan pemulihan ekonomi UMKM yang terdampak oleh pandemi covid-19.

Sebagaimana, untuk tempat pelaksananya dilaksanakan di sebuah cafe shop yang kita tahu bahwa selama pandemi cukup terdampak terkhusus saat diberlakukan PPKM. Anggita menerangkan, dipilihnya cafe Tumbuh menjadi lokasi Vaksinasi, lantaran tempatnya luas sehingga bisa menjaga jarak.

Baca Juga: Bamsoet Ajak Pengusaha Salurkan CSR Untuk Bantu Warga Terpapar dan Terdampak COVID-19

"AMPI Kalbar menggelar Vaksinasi Milenial di di cafe shop yang pertama kita memilih cafe Tumbuh, karena ruangannya besar dan outdoor, karena kita butuhkan sirkulasi yang bagus untuk vaksin. Karena kita juga takut orang-orang yang Vaksin terpapar covid-19 saat melaksanakan vaksinasi," ujarnya, Sabtu 24 Juli 2021.

Kemudian pihaknya juga ingin membantu masyarakat menaikan ekonomi UMKM, lantaran dinilainya saat ini dalam kondisi krisis ekonomi. "Jadi kita mau teman-teman milenial bergerak untuk Vaksin supaya bisa ngafe dan bisa nongkrong lagi dengan syarat sudah divaksin dosis satu dan dua," katanya.

Dengan komitmen membantu Pemerintah untuk mempercepat capaian vaksinasi covid-19, pihaknya juga menginginkan agar Pelaksanaan Kegiatan serupa bisa berlanjut hingga vaksinasi milenial kedua dan ketiga.

Baca Juga: SOKSI Sumut Sembelih 2 Ekor Sapi, Sangkot Sirait: Pengabdian Kepada Allah dan Masyarakat

"Karena kita maunya ikut membantu program pemerintah untuk melakukan vaksinasi, tapi untuk saat ini tertunda dulu karena vaksin yang tersedia di provinsi terbatas. Jadi Insya Allah mudah-mudahan kita bisa melaksanakan vaksin kedua dan ketiga di berbagai daerah di provinsi Kalimantan Barat dengan segera mungkin," ungkapnya.

Kemudian untuk teknis pelaksanaan vaksinasi milenial yang meliputi 300 orang tersebut, untuk menghindari kerumunan, pihaknya sebelum memulai vaksinasi telah membuka pendaftaran secara online melalui google from.

Bahkan, ia mengungkapkan untuk pelaksanaan di lapangan pihaknya membagi menjadi empat sesi dari pagi pukul 08.00 sampai siang pukul 13.00 WIB dengan durasi persesi satu jam dan tidak berlama-lama di tempat lokasi. "Hal ini untuk meminimalisir orang berkerumun di tempat pelaksanaan vaksinasi," pungkasnya. {pontianak.tribunnews}

fokus berita : #Anggita Elprija Wulandari