19 Agustus 2021

Wacana Pemilu Diundur 2027, Ahmad Doli Kurnia: Baru Wacana, Amandemen Butuh Proses Panjang

Berita Golkar - Kabar pemilu 2024 akan dimundurkan hingga 2027 mencuat ke publik. Dengan dimundurkannya pemilu hingga 2027, masa jabatan Presiden akan lebih panjang lagi. Politisi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengakui mulai berhembus wacana soal Pemilu dimundurkan ke tahun 2027.

Lebih lanjut, dia memahami memang ada wacana Pemilu dimundurkan dari waktu yang sudah ditetapkan. Akan tetapi kata Doli wacana tersebut hanya untuk Pilkada saja, bukan Pilpres dan Pileg.

"Jadi wacana tahun itu 2027 itu Pilkadanya bukan (Pemilu) nasional. Sekarang kemudian ada sebagaian masyarakat yang mencoba mewacanakan itu lagi, tetapi di balik, Pilkadanya di 2024, Pemilu nasionalnya di 2027," pungkasnya.

Baca Juga: Golkar Bali Berduka Atas Wafatnya Made Perasu, Wandhira: Amor Ring Acintya

Di Partai Golkar sendiri kata Doli belum pernah memunculkan wacana memundurkan Pemilu 2024 ke tahun 2027. Menurutnya, untuk memundurkan pagelaran lima tahunan itu, butuh amandemen terhadap UUD 1945.

"Saya selalu mengatakan amandemen UU 1945 membutuhkan energi dan konsolidasi yang besar, harus melibatkan semua stakeholder bukan hanya institusi negara bukan institusi politik, tetapi juga harus aspirasi dan kepentingan masyarakat," kata Doli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (19/8/2021).

Dia memahami bahwa dalam waktu belakangan, berembus wacana soal Pemilu dimundurkan sehingga otomatis masa jabatan diperpanjang.

Baca Juga: Bamsoet: HUT RI Ke-76 Momentum Optimalkan Bonus Demografi Songsong 2045

"Saya kira memang itu masih dalam proses yang sangat panjang, karena kalau kita mau melaksanakan pengunduran Pemilu ini kan harus melalui mekanisme konstitusi yang tepat," tambahnya.

Ketua Komisi II itu mengatakan pihaknya bersama stakeholders terkait, di antaranya Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP kembali kepada UU eksisting.

"Kita sudah bentuk tim kerja antara Komisi II, Kemendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP sudah menetapkan dalam tim kerja itu bahwa Pemilu legislatif dan presiden itu tanggal 21 Februari 2024 dan Pilkada serentak itu 27 November 2024," katanya. {belitung.tribunnews}

fokus berita : #Ahmad Doli Kurnia