04 November 2021

Idrus Marham: Ketua Golkar Tak Secara Otomatis Bisa Jadi Cagub

Berita Golkar - Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP Partai Golkar periode 2009-2018, Idrus Marham menyebut meski menjabat sebagai Ketua Golkar di daerah secara otomatis tidak bisa menjadi calon Gubernur bila ingin maju di Pemilu 2024. “Ketua Golkar secara otomatis tidak bisa jadi calon Gubernur,”kata Idrus Marham, 4 November 2021.

Alasannya, Partai Golkar punya aturan termasuk diskresi tidak dapat dilakukan. Sebab yang pilih kandidat itu adalah rakyat .

Diketahui, di Sulawesi Selatan sejumlah kader Partai Golkar disebut-sebut akan maju pada pemilihan tersebut. Diantaranya, Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan Taufan Pawe, Wakil Ketua Umum DPP Golkar Nurdin Halid, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Soppeng Kaswadi Razak, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Luwu Utara Indah Putri Indriani, dan politisi Golkar Adnan Puritcha Ichsan.

Baca Juga: Pilpres 2024 Diprediksi Jadi Pertarungan Poros Golkar-Nasdem Vs PDIP-Gerindra

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan, Golkar punya aturan. Tentu melalui survei siapa yang layak untuk diusung. Dari sejumlah calon yang akan maju. “Ada mekanisme,”ucapnya

Namun begitu, Nurdin memberi masukan bagi figur yang ingin maju di Pilgub Sulawesi Selatan seperti apa. “Figur pemimpin Sulsel di masa mendatang, harus mengetahui anatomi Sulsel,”katanya

Misalnya saja kata dia, di bidang infrastruktur dan perekonomian. “Inilah yang saya lakukan saat maju di Pilgub Sulsel 2018 lalu. Tahu kondisi di daerah ini. Di mana masih ada daerah di Sulsel butuh pencahayaan ataupun air bersih,” ucapnya.

Baca Juga: Bobby Rizaldi: Letjen Dudung Paling Populer Jadi Calon KSAD Gantikan Jenderal Andika

Saat ditanya apakah ingin mencalonkan lagi di Pilgub Sulsel 2024? NH tak mengatakan secara gamblang. Ia menyerahkan sepenuhnya ke tim pemenangan dan hasil survei yang akan dilakukan. {politik.djournalist}

fokus berita : #Idrus Marham