18 November 2021

Menangkan Airlangga di Sulsel, Golkar Institute Godok Puluhan Kader Muda di Makassar

Berita Golkar - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Erwin Aksa membuka pendidikan Golkar Institute Kelas Makassar, Kamis (18/11/2021) pagi. Erwin hadir mewakili Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Ini kali ketiga Erwin Aksa memimpin konsolidasi beringin di Sulsel sejak ditunjuk sebagai Waketum DPP Bidang Penggalangan Strategis. Kegiatan berlangsung di Hotel Novotel Jl. Chairil Anwar No.28, Sawerigading.

Golkar Institute adalah sekolah pemerintah dan kebijakan publik. Golkar mendidik 50 kader-kader muda terbaik selama tiga hari. Dalam kesempatan itu, turut hadir Ketua Golkar Institute sekaligus fungsionaris DPP Golkar Ace Hasan Syadzily.

Baca Juga: Soroti Diskriminasi Pengawasan, Nurul Arifin: Televisi Disensor KPI, Platform Sama Sekali Tanpa Sensor

Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe, Ketua Golkar Makassar Munafri Arifuddin, Ketua Golkar Lutim Aripin. Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, dan sejumlah alumni angkatan pertama Golkar.

Erwin Aksa mengatakan Makassar adalah sekolah pendidikan politik ketiga Golkar setelah Jawa Barat dan Medan. Total ada 8 kota yang dipilih DPP untuk pendidikan kader muda.

“Pendidikan politik sangat penting untuk tingkatkan kapasitas, khususnya kader muda dari Golkar. Inilah generasi penerus Golkar ke depan untuk menciptakan calon pemimpin masa depan,” kata Erwin Aksa.

Baca Juga: Ali Mufthi: Rekrutmen CPNS Jadi Barometer Kepercayaan Publik Pada Pemerintahan Jokowi

Erwin mengatakan, Golkar sudah harus melakukan transformasi lebih cepat dan lebih awal. Utamanya untuk memenangkan pemilu legislatif dan pemilihan presiden 2024. Erwin menyerukan kader melakukan konsolidasi sedini mungkin bukan hanya pendidikan politik, tetapi juga penguatan organisasi baik sayap ataupun ormas.

“Saya harap pengurus DPD I audit organisasi sehingga seluruh infrastruktur partai daerah sampai lurah desa bisa jalan dengan baik, mari bergerak bersama-sama menangkan Golkar 2024,” katanya. Erwin mengingatkan persaingan Golkar sangat tinggi menghadapi pemilu dan pilpres 2024.

Kalau tidak segera berubah, merekrut tokoh muda, tampilkan pondasi baik, Golkar bisa terancam ditinggal pemilih setia Golkar. 

Baca Juga: Gubernur Ridwan Kamil Tunjuk SOKSI Jadi Ormas Terfavorit di Jawa Barat

“Hasil Golkar institusi diimplementasikan dalam pemenangan pemilu dan pilpres. Kita butuh strategi tepat terukur. Kita harus berbenah. Kita harap Sulsel lumbung suara Golkar bisa jaya,” katanya.

“Kita harap 2024 kepala daerah Golkar awalnya 7 bisa naik dua kali lipat dari sekarang. Kita tahu Sulsel daerah kuning, daerah Golkar. Dari sekarang kita tanam padi, nanti 2024 padi menguning lalu kita panen,” kata Erwin.

Golkar adalah partai pemenang pemilu legislatif di Sulsel, dengan 13 kursi. Golkar juga tercatat sebagai pemilik kepala daerah terbanyak di Sulsel. Golkar terus bergerak memperkenalkan Airlangga Hartarto calon presiden 2024.

Sejauh ini survei elektabilitas Airlangga Hartarto masih jauh dibandingkan nama Prabowo Subianto, Anies Baswedan, maupun Ganjar Pranowo. {bonepos}

fokus berita : #Erwin Aksa