23 November 2021

Golkar Sumenep Tak Punya Kursi DPRD, Sarmuji: Tolak Ukur Keberhasilan Dalam Pemilu Adalah Kursi

Berita Golkar - Setelah setahun lebih Golkar Sumenep dikendalikan Plt ketua, akhirnya memiliki figur ketua definitif. Moh Lukmanul Hakim secara aklamasi terpilih sebagai ketua baru melaui Musda yang berlangsung di Kantor Partai Golkar Sumenep periode 2020-2025, Selasa (23/11/2021).

Seharusnya Musda Partai Golkar Sumenep pada tahun 2020. Namun, karena Sumenep ini perlu perhatian khusus, terutama dalam memilih ketua baru, harus lebih berhati hati meskipun sesungguhnya figur calon ketua lebih dari satu orang. Proses pemilihan juga berjalan lancar dimana semua peserta sidang telah bersepakat memilih Moh. Lukmanul Hakin secara aklamasi.

Atas lambatnya pemilihan Ketua Golkar Sumenep, Ketua DPD l Golkar Jawa Timur M. Sarmuji mengatakan, Golkar Kabupaten Sumenep membutuhkan penanganan khusus karena kursinya hilang dari 4 menjadi tidak ada sama sekali. “Itulah mengapa kita menunda sedemikian lama pelaksanaan Musda yang seharusnya sudah dilakukan setahun yang lalu,” kata Sarmuji.

Baca Juga: Blak-Blakan, Muhammad Fauzi Ungkap Kriteria Utama Cawapres Airlangga Hartarto

Sarmuji mengingatkan bahwa ukuran hebat dalam pemilu adalah jumlah kursi. Pihaknya menegaskan, sebagai pengurus boleh saja merasa hebat, tetapi begitu kursi Golkar yang anda pimpin berkurang bahkan nol, semuanya menjadi tidak ada artinya. “Dan itu kita berlakukan juga terhadap Golkar Provinsi,” katanya.

“Saya sejak awal kepengurusan mendeklarasikan, kalau Golkar Provinsi kursinya turun untuk DPRD Provinsi, maka saya mundur sebagai Ketua. Tidak perlu diminta,” lanjut anggota Komisi Xl DPR RI dari Dapil Jatim Vl dengan serius.

Sementara itu, Muhammad Bin Muafi Zaini, Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumenep menyarankan agar ketua terpilih secepatnya melakukan konsolidasi menyeluruh dari tingkat DPD, PK (Pengurus Kecamatan) sampai desa desa.

 

Baca Juga: Ketua Golkar Sumedang Jafar Sidik Resmi Buka Turnamen Bulutangkis Beringin Cup III

“Tugas ketua sekarang ini jauh lebih berat. Pasalnya Golkar Sumenep tidak ada wakil satupun di Parlemen. Pemilu 2024 akan datang tugas ketua adalah mengembalikan 4 kursi. Ini tugas tidak ringan,” ujarnya.

Untuk itu, kata Gus Mamak, panggilan akrap anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Jawa Timur, ketua terpilih segera merapat dan bersinergi dengan Pemerintah. “Partai Golkar selalu berseiring dengan Pemerintah dalam setiap kebijakannya. Ekstra dukungan bagi Pemerintah Sumenep serta menjadi lokomotif bagi kebesaran Golkar di Madura,” tambah Gus Mamak.

Ikut hadir dalam Musda Golkar Sumenep selain M. Sarmuji, waki ketua bidang organisasi Heri Sugihono, wakil ketua bidang kaderisasi dan keanggotaan Kodrat Sunyoto (Ketua FPG DPRD Jatim, wakil ketua bidang pemuda sekaligus anggota Fraksi Pranaya Yudha M, Wakil Ketua Bidang MPO Meulila Osman dan Wakil Ketua Bidang PP l Harun Al Rasyid. {beritajatim}

fokus berita : #Sarmuji