30 November 2021

PDIP-Gerindra Makin Lengket, Golkar Pilih Fokus Besarkan Nama Airlangga

Berita Golkar - Partai Gerindra menyampaikan keinginan mereka untuk berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada Pemilu 2024. Hal itu pun ditanggapi oleh Ketua DPP Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily.

"Pada prinsipnya, Partai Golkar itu sangat terbuka untuk berkoalisi dengan partai politik manapun. Tentu dengan syarat Pak Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024," kata Ace saat dihubungi wartawan, Senin, 29 November 2021.

Ace mengemukakan keputusan ini merupakan kebijakan final Partai Golkar sesuai dengan hasil Munas 2019 dan diperkuat dalam Rapimnas 2021 yang lalu.

Baca Juga: Sambangi Ponpes Miftahul Huda, Cen Sui Lan Serahkan Mesin Pembuat Roti Dan Bantu Bangun MCK

"Soal berkoalisi dengan partai mana, tentu kami harus menyamakan persepsi dan platform perjuangan yang sama antar partai politik," ujar dia.

Fokus Elektabilitas Airlangga

Meskipun Gerindra dan PDIP menjalin koalisi, Ace menegaskan bahwa saat ini, Partai Golkar sedang fokus untuk menaikan popularitas dan elektabilitas Airlangga Hartarto.

Sebelumnya, Partai Gerindra mulai terang-terangan untuk berkoalisi dengan PDI Perjuangan pada Pemilu 2024 mendatang. Itu disampaikan Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Baca Juga: Bamsoet Dukung Kebijakan Panglima TNI Kedepankan Pendekatan Tegas Humanis di Papua

Gerindra Terkesan

Muzani terkesan dengan kekuatan politik PDIP terutama di Jawa Tengah. Di mana sejak Pemilu 1999 sampai 2019 yang lalu, PDIP selalu menjadi pemenang pemilu di provinsi tersebut. Berbeda dengan provinsi lainnya di Pulau Jawa, yang selalu bergantian pemenangnya dalam setiap pemilu.

Untuk itu, Muzani meminta agar Partai Gerindra belajar dengan PDIP tentang cara mempertahankan kepercayaan rakyat seperti yang terjadi di Jawa Tengah. {viva}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily