27 November 2017

Iskandar Mandji Ungkap 2 Alasan Jusuf Kalla Dukung Airlangga Hartarto Jadi Ketum Golkar

Berita Golkar - Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK), mendukung ide Munaslub Golkar setelah Setya Novanto ditahan KPK. JK secara terang benderang mendukung Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menggantikan posisi Novanto sebagai Ketua Umum Golkar.

Hal itu disampaikan oleh orang dekat sekaligus Tim Ahli Wapres JK, Iskandar Mandji. Menurutnya, ada dua alasan mengapa JK mendukung Airlangga, pertama, Presiden Joko Widodo juga telah mendukung Airlangga sehingga JK pun ikut mendukung.

Kedua, sebagai mantan Ketum Golkar periode 2004-2009, JK tahu betul siapa kader yang bersih, baik dari segi anti korupsi maupun dari segi ideologi Golkar.

"Jadi Pak JK itu sudah merestui sekaligus mendukung Airlangga sebagai Ketum Golkar," kata Iskandar.

Mantan Wasekjen Golkar di era JK ini menjelaskan, Airlangga dipilih JK karena memiliki kedekatan sejak kepengurusan periode JK berlangsung. Saat itu, Airlangga didapuk menjadi Wabendum Golkar.

"Disamping itu Ayahnya Airlangga juga adalah tokoh Golkar. Pak JK tahu betul karakternya. Dan saya pun begitu karena waktu itu saya posisinya Wasekjen Golkar," terang Iskandar begitu meyakinkan.

Pembina Jenggala Center ini melanjutkan, arahan JK untuk menggelar Munaslub Golkar didasarkan pada pertemuan JK dengan beberapa pengurus DPD I. Dari pertemuan tersebutlah, JK sebagai tokoh senior mengambil kesimpulan untuk menyelamatkan partai ini.

"Jadi memang harus diadakan Munaslub. Karena kalau ditunjuk Plt itu tidak mungkin. Sebab, aturan KPU tidak memungkinkan Plt menandatangani daftar calon. Apa Golkar mau tidak punya calon, atau Golkar tidak mau ikut pemilu. Jadi itu yang dikhawatirkan JK sehingga perlu Munaslub dan menunjuk Airlangga," tukasnya. [rilis.id]

fokus berita :