01 Desember 2017

Rindu Bersua, Setya Novanto Ingin Dijenguk Idrus Marham

Berita Golkar - Hampir dua pekan sudah Ketua Umum DPP Partai Golkar; Setya Novanto ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Tahanan Klas 1 Jakarta Timur, Cabang Rutan KPK, pada Senin (20/11) lalu, setelah dokter RSCM memastikan kondisinya baik dan tak perlu rawat inap.

Ketua DPR yang jadi tersangka korupsi e-KTP itu pun langsung merasakan pahitnya hidup di balik sel. Salah satunya tak bisa leluasa bertemu orang. Hingga kini, baru sang istri, Deisti Tagor dan kuasa hukum saja yang diperbolehkan menjenguknya. Kuasa Hukum Novanto, Otto Hasibuan mengungkapkan kliennya sangat berharap dijenguk Plt Ketum Golkar Idrus Marham. Menurut Otto, Idrus tidak boleh menjenguk karena belum membuat surat kepada KPK.

Novanto pun berharap KPK memberikan izin Idrus untuk bisa menjenguknya di dalam rutan. "Saya belum ketemu Pak Idrus. Tapi Pak Setya Novanto minta sama kami untuk bagaimana caranya bisa dijenguk Idrus," kata Otto di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jakarta Selatan, Kamis (23/11) lalu.

Saat itu, Otto tidak merinci mengapa kliennya ingin sekali bertemu Idrus. Dia hanya menjelaskan, Setya Novanto ingin bertemu Idrus sebagai plt Ketum Golkar yang baru. "Adalah wajar Pak Idrus sebagai Plt Ketum Partai Golkar diberikan kesempatan menjenguk dia," kata Otto.

Otto berencana untuk membuatkan surat izin menjenguk untuk Idrus Marham agar bisa bertemu kliennya. Tetapi, kata dia, sebelumnya akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan Idrus. "Saya sebagai lawyer walaupun tanpa Pak Idrus saya ajukan. Tapi nanti saya akan komunikasikan dengan Pak Idrus," ucap Otto.

Selang sepekan kemudian, Setya Novanto kembali mengungkapkan keinginannya bertemu Idrus Marham. Hal itu diungkapkannya kepada kuasa hukumnya Fredrich Yunadi usai diperiksa Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR di Gedung KPK. Novanto juga berharap dijenguk para anggota DPR. "Masalah dari DPR kapan bisa jenguk," kata Fredrich Yunadi di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (30/11) kemarin.

Tidak hanya anggota DPR yang diharapkan Setya Novanto untuk menjenguk. Fredrich mengatakan Setya Novanto juga berharap para kader Golkar segera diberikan izin KPK untuk bisa menjenguknya di Rutan KPK. "Beliau selaku ketua umum dari Partai Golkar banyak pengurus yang mau ketemu. Banyak pengurus yang mau ketemu. Sampai tanggal 23 izinnya belum turun," katanya.

Setnov juga mengungkap ingin bertemu dengan Idrus Marham. Namun sampai saat ini Idrus belum diizinkan untuk menjenguk kliennya. Sebab, pihak KPK belum memberikan izin. "Belum bisa, belum bisa. Bukan ditolak tapi belum diizinkan sampai hari ini," ungkap Fredrich. [merdeka]

fokus berita : #Setya Novanto