23 Maret 2022

Sentil Kementan, Alien Mus Pertanyakan Produksi Kedelai Tak Pernah Penuhi Permintaan Dalam Negeri

Berita Golkar - Anggota Komisi IV DPR RI Alien Mus mempertanyakan benih kedelai yang dianggarkan setiap tahun, lantaran hasil kedelai dalam negeri pada saat ini kurang lebih sebanyak 200.000 ton sedangkan permintaan dalam negeri adalah kurang lebih sebanyak 3 juta ton.

Yang itu artinya belum dapat memenuhi kebutuhan kedelai dalam negeri sehingga permasalahan mengenai impor kedelai selalu terjadi.

“Saya bingung ini benih yang dianggarkan setiap tahun ini sampai saat ini, apakah benih itu dikasih ke petani dimakan atau ditanam?” tanya Alien pada Menteri Pertanian pada Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Pertanian di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (22/3/2022).

Baca Juga: Azka Aufary Ramli: RUU Sisdiknas Harus Terbuka Untuk Keterlibatan Publik dan Perbaikan Infrastruktur Pendidikan

Pengembangan lahan kedelai seluas 400.000 hektar pun dipertanyakan keberadaan dan hasilnya. “Apakah ada hasilnya atau busuk semua atau hilang semua? setiap tahun saya bertanya. Soalnya kalau memang kita masih peduli sama keadaan masyarakat, tolong kita seriusin,” tegas Alien.

Anggota DPR RI asal dapil Maluku Utara ini juga mengusulkan untuk kedelai dapat dimasukkan ke dalam Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) seperti bawang putih. Karena dalam RIPH ada ketentuan untuk setiap orang yang melakukan impor juga melakukan wajib tanam, sehingga nantinya ada keberlanjutan.

Adanya keberlanjutan ini juga dapat membuat petani merasa tanam kedelai ini nantinya akan diserap. Komisi IV DPR RI menyarankan untuk nantinya dapat bekerjasama dengan Bulog atau pihak swasta untuk dapat menyerap hasil kedelai petani, sehingga ada jaminan penyerapan yang pasti. {dpr}

fokus berita : #Alien Mus