22 Mei 2022

Fahmi Idris Tokoh Hebat, Akbar Tandjung Sangat Kehilangan Teman Seperjuangan Sejak Mahasiswa

Berita Golkar - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung mengatakan Fahmi Idris sebagai teman seperjuangan sejak saat berada di bangku perkuliahan. "Saya Kehilangan tokoh hebat, kami berjuang bersama-sama sejak jadi mahasiswa," kata Akbar di rumah duka Mampang Prapatan IV Nomor 20, Jakarta Selatan, Minggu 22 Mei 2022.

Akbar Tanjung mengisahkan perjuangan bersama dimulai sejak menjadi aktivis mahasiswa di zaman orde lama. Kala itu mereka tergabung dalam kesatuan aksi mahasiswa Indonesia (KAMI) mendesak pemerintah untuk melaksanakan tiga tuntutan rakyat (Tritura) pada tahun 1966.

Menurut Akbar, perjuangan pun dilanjutkan hingga ke partai politik dan pemerintahan di orde baru dan reformasi. Walaupun kata dia, terkadang perbedaan pendapat dan pandangan selalu terjadi. "Tetapi itu tidak menghilangkan kesetiakawanan kami," katanya menegaskan.

Baca Juga: Survei INES: Elektabilitas Airlangga dan Partai Golkar Tertinggi Dengan 19,1 Persen Dan 16,3 Persen

Akbat mengaku ikhlas atas kepergian almarhum dan memaafkan jika ada hubungan yang kurang tepat satu sama lain. Dia juga mendoakan almarhum Fahmi Idris agar diampuni segala dosa-dosanya dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Almarhum Fahmi Idris di Flat 048 blok A1 Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu. Sebelum dibawa ke TPU Tanah Kusir, jenazah Fahmi Idris disemayamkan di rumah duka Mampang Prapatan IV Nomor 20, Jakarta Selatan.

Sejumlah tokoh politik hadir di rumah duka yakni Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung dan Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel.

Baca Juga: Bamsoet: SOKSI Konsisten Bantu Pulihkan Perekonomian Nasional

Fahmi Idris bin Idris Marah Bagindo meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB. Almarhum merupakan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi era Presiden BJ Habibie. Selanjutnya Menteri Perindustrian era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). {nasional.tempo}

fokus berita : #Akbar Tanjung #Fahmi Idris