26 Mei 2022

Gandung Pardiman: KIB untuk Satukan Masyarakat, Tak Ada Lagi Istilah Cebong dan Kampret

Berita Golkar - Sejumlah acara tengah dipersiapkan untuk memperkuat soliditas Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) di DIY. Langkah ini sebagai persiapan menghadapi Pilpres 2024.

Politisi senior Partai Golkar Gandung Pardiman menuturkan koalisi KIB yang dimotori Partai Golkar, PAN dan PPP menjadi anugerah tersendiri karena koalisi ini bisa menjadi wadah lengkap untuk merumuskan dan mempersiapkan pemimpin Indonesia di masa depan.

“Golkar sebagai perwakilan partai dengan garis nasionalis-religius, sementara PAN dengan garis Islam moderat dan PPP dengan ciri Islam tradisionalnya, kini telah berkoalisi dengan semangat membawa kemajuan Indonesia dan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang,” kata Gandung dalam siaran pers yang diterima iNews.id, Kamis (26/5/2022).

Baca Juga: Hetifah: Tingginya Minat Baca, Tak Didukung Ketersediaan Bahan Bacaan

Menurut anggota DPR RI ini, bersatu padunya tiga partai besar dalam KIB ini untuk mempersatukan kembali masyarakat Indonesia. "Hampir 10 tahun terakhir seolah pecah menjadi dua kutub politik saling berseberangan," ujarnya.

KIB untuk mempersatukan masyarakat, tak ada lagi gesekan di masyarakat. "Agar tak ada lagi istilah cebong (pendukung Presiden Jokowi) dan kampret (pendukung Prabowo Subianto),” kata Gandung.

Meski demikian Gandung menyebut, KIB juga tidak menjual tiket presiden kepada siapapun pihak yang tak mau memikirkan Indonesia ke depan.

Baca Juga: Genjot Sektor Industri, Airlangga Hartarto Bangun Pusat-Pusat Ekonomi Baru di Daerah

“Dalam KIB ini semua dirembug bersama, secara terbuka, berorientasi kesejahteraan rakyat. Jadi tak bisa, orang luar tiba tiba datang mau gabung, lalu bilang asalkan jadi presiden,” kata Ketua DPD Partai Golkar DIY ini.

Gandung juga memastikan tengah mempersiapkan sejumlah kegiatan bersama antara anggota KIB. Kegiatan ini dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan. {yogya.inews}

fokus berita : #Gandung Pardiman