20 Juni 2022

Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin Turun, Ace Hasan: Itu Hal Yang Biasa

Berita Golkar - Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menurun. Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily menilai turun-naiknya kepuasan masyarakat dalam survei itu hal biasa.

"Turun-naik kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan merupakan hal yang biasa. Yang jelas mayoritas masih menunjukkan tingkat kepuasannya terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Kiai Ma'ruf," kata Ace kepada wartawan, Senin (20/6/2022).

Ace mengatakan hasil survei itu bisa dijadikan pelecut semangat bagi seluruh komponen pemerintah. Dia menilai perlu kerja keras untuk memulihkan ekonomi pascapandemi.

Baca Juga: Survei Capres TBRC: Elektabilitas Airlangga Hartarto Kokoh di Urutan Satu

"Hasil survei ini harus dijadikan sebagai pelecut agar seluruh komponen pemerintahan Jokowi meningkatkan kinerjanya dengan baik," ucapnya.

Diketahui, Golkar merupakan salah satu partai politik (parpol) pendukung pemerintah Jokowi-Ma'ruf. Ace mengatakan persepsi masyarakat terhadap masyarakat tak terlepas dari kondisi pandemi COVID-19.

"Memang perlu kerja keras di tengah situasi pemulihan pasca pandemi ini agar publik merasakan tingkat kepuasan lebih meningkat. Situasi pandemi ini pasti mempengaruhi terhadap apa yang dipersepsikan dari kinerja pemerintah," lanjut Ace.

Baca Juga: Golkar Kutim Pastikan Dukung Wabup Kasmidi Bulang Jadi Bacalon Bupati

Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi

Meski begitu, dia mengapresiasi kerja pemerintah yang telah mengendalikan pertumbuhan ekonomi dengan baik. Menurutnya pertumbuhan ekonomi kini menunjukkan tren positif.

"Walaupun kita tahu juga bahwa pengendalian COVID-19 di Indonesia jauh lebih baik, pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan tren yang positif, inflasi kita relatif terkendali dan lain sebaiknya," tuturnya.

Survei Litbang Kompas

Diberitakan sebelumnya, Litbang Kompas baru saja merilis survei kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Hasil survei menyatakan kepuasan publik menurun.

Baca Juga: Jambi Kekurangan Guru, Pinto Jayanegara Ajak Komisi IV DPRD Provinsi Ke Kemendikbudristek RI

Metode survei yang digunakan adalah wawancara tatap muka secara periodik pada 26 Mei hingga 4 Juni 2022. Responden dipilih secara acak sebanyak 1.200 dengan metode pencuplikan sistematis di tingkat 34 provinsi Indonesia.

Tingkat kepercayaan metode ini 95 persen dengan margin of error +-2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Kesalahan di luar pemilihan sampel dimungkinkan terjadi.

Berdasarkan survei yang dirilis Senin (20/6), kepuasan publik terhadap Jokowi-Ma'ruf turun 6,8 persen dibandingkan survei pada Januari 2022. Di awal tahun, tingkat kepuasan terhadap pemerintah di angka 73,9 persen. Pada Juni 2022, kepuasan terhadap kinerja Jokowi-Ma'ruf turun menjadi 67,1 persen.

Baca Juga: Komisi IX DPR Wenny Haryanto Bawa Program BLK, Padat Karya dan TKM Untuk Kota Depok

Tingkat kepuasan publik dalam survei ini berdasarkan empat bidang, yakni bidang politik dan keamanan, penegakan hukum, perekonomian, serta kesejahteraan sosial. Pada aspek ekonomi dan penegakan hukum, terjadi penurunan tingkat kepuasan terdalam, masing-masing 14,3 persen dan 8,4 persen. Sementara itu, aspek politik dan keamanan dan kesejahteraan sosial turun 4,5 persen dan 4,9 persen. {sumber}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily