31 Juli 2022

Airlangga Hartarto Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Untuk Kurangi Kemiskinan

Berita Golkar - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) telah memperingati HUT ke-56. Lewat momentum hari jadi tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak jajaran kementeriannya untuk terus mendorong penyerapan tenaga kerja.

Langkah itu sebagai upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Kemenko Perekonomian telah hadir sejak 56 tahun lalu dan terus bekerja keras memberikan kontribusi nyata untuk ekonomi Indonesia.

Berbagai program strategis terus didorong seperti KUR, penguatan ketahanan pangan, program perlindungan sosial, proyek strategis nasional, program Kartu Prakerja, inklusi keuangan, dan pemberdayaan UMKM.

Baca Juga: Abdul Rasyid: Kader Golkar Tangsel Wajib Berjuang Menangkan Airin di Pilgub Banten 2024

Selain itu Kemenko Perekonomian juga turut mendorong penyerapan tenaga kerja serta melakukan upaya-upaya untuk menurunkan angka kemiskinan nasional.

“Angka kemiskinan kita sudah turun, lapangan kerja kita meningkat dari sebelum Covid-19. Ini menambah rapor kita. Angka neraca perdagangan selama 26 bulan juga positif, cadangan devisa kita cukup.

Sehingga dengan demikian dibanding negara lain, Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang outstanding.

Baca Juga: Bamsoet Dukung Penyelenggaraan Festival Minikino Film Week 2022 di Bali

Momen Hari Jadi Kemenko Perekonomian ke-56 ini jadi pengingat kita untuk terus berbenah demi kemajuan pembangunan ekonomi Indonesia,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara puncak peringatan HUT Kemenko Perekonomian ke-56 yang diadakan secara hybrid, Jumat (29/7/2022).

Kemudian, Menko Airlangga juga menuturkan terkait rangkaian kunjungan kerjanya ke Jepang beberapa hari lalu. Dalam kunjungan kerja tersebut, Perdana Menteri Jepang mengapresiasi Indonesia dalam menjalankan perannya pada Presidensi G20 tahun 2022 ini.

Menko Airlangga menyampaikan bahwa PM Jepang mengatakan Indonesia telah mengelola Presidensi G20 tahun ini secara baik ala timur sehingga acara berjalan lancar.

Baca Juga: Andai Airlangga Hartarto Terpilih Presiden di Pemilu 2024, Ini yang Akan Terjadi

Kunjungan kerja ke Jepang tersebut penting dan strategis terkait peran Jepang yang akan memimpin G7 tahun 2023 dan Indonesia akan memimpin ASEAN di tahun yang sama.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga mengajak seluruh keluarga besar Kemenko Perekonomian untuk mengingat kembali berbagai kerja keras yang telah dilakukan selama ini, khususnya sejak tahun 2020 hingga saat ini yang penuh dengan tantangan.

Menko Airlangga kemudian juga menuturkan tentang tantangan ketika pandemi Covid-19 ada di Indonesia sejak Maret 2020.

Kemenko Perekonomian yang diberi tugas untuk membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menjalankan amanahnya dengan terus berusaha memberikan yang terbaik.

Baca Juga: Nurul Arifin Sindir Pihak yang Ingin Daftarkan Citayam Fashion Week ke HAKI: Tidak Fair!

Segala upaya tersebut pada akhirnya menghasilkan kondisi Covid-19 dan perekonomian nasional yang saat ini semakin membaik. “Saya harap budaya kerja keras terus dilakukan oleh seluruh pegawai dan pejabat di lingkungan kantor Kemenko Perekonomian.

Saya mengapresiasi seluruh individu di jajaran Kemenko Perekonomian yang sejak penanganan Covid-19, kantor ini tidak pernah shut down. Jadi kita terus bekerja 24 jam dalam 7 hari,” tutur Menko Airlangga.

Dari sisi internal, Menko Airlangga juga mengucap syukur atas capaian 14 kali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan oleh BPK RI kepada Kemenko Perekonomian sejak tahun 2008. Menko Airlangga juga mengapresiasi reformasi birokrasi yang tengah dilakukan saat ini. {sumber}

fokus berita : #Airlangga Hartarto