27 September 2022

Dokumentasikan Perjalanan Sejarah Politik RI, Tantowi Yahya Sarankan Partai Golkar Bangun Museum

Berita Golkar - Tantowi Yahya mengusulkan agar Partai Golkar memiliki museum sebagai sarana dokumentasi perjalanan sejarah dan perpolitikan partai beringin ini. Terlebih menurut Tantowi Yahya, sepanjang sejarah Partai Golkar, tertoreh pula sejarah perjalanan bangsa Indonesia.

Keduanya, sejarah Partai Golkar dan sejarah bangsa Indonesia tidak bisa dilepaskan begitu saja. Hal itu dikatakan Tantowi Yahya di sela kehadirannya dalam peluncuran buku "I Dewa Gde Oka-Sang Jendral Merakyat" karya Syam Kelilauw yang diluncurkan pagi ini Selasa (27/09/2022) di kantor DPD I Partai Golkar Bali.

“Saya akan mengusulkan pentingnya dan saatnya Partai Golkar membangun sebuah museum. Karena sejarah Partai Golkar 1964 itu adalah sejarah negeri ini sebetulnya,” ucap Tantowi Yahya dalam pernyataannya kepada redaksi Golkarpedia (27/09/2022).

Baca Juga: Idris Laena Lantik Achmad Hijazi Pimpin Satkar Ulama Bengkulu di Taman Wisata Religius Al-Hijaz Rejang Lebong

Partai Golkar saat ini memang merupakan partai tertua di Indonesia. Didirikan pada 20 Oktober 1964, bulan depan, Partai Golkar sudah memasuki usia yang ke-58 tahun. Selama hampir 58 tahun berdiri, Partai Golkar telah banyak mewarnai kehidupan bangsa, mulai dari era Orde Baru, masa reformasi, transisi pemerintahan hingga detik ini, beringin masih tegak berdiri.

“Berapa puluh tahun Partai Golkar mengawal republik ini dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Sudah saatnya untuk didokumentasikan dan bisa dinikmati oleh masyarakat luas,” ujar Tantowi Yahya.

Tentu usulan mantan Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru itu adalah sesuatu yang menarik dan menyegarkan jika benar diwujudkan. Tidak ada seorangpun yang menyangsikan pengaruh Partai Golkar pada perjalanan sejarah bangsa ini.

Baca Juga: Cen Sui Lan Bangun Jalan dan Homestay Untuk Kembangkan Desa Wisata Telok Buton di Natuna

Berawal dari gagasan Bung Karno tentang kelompok sektoral pada masa Demokrasi Terpimpin, Golongan Karya lantas bermanifestasi menjadi instrumen politik di era Orde Baru. Di bawah kepemimpinan mantan Presiden Soeharto, Partai Golkar merasakan masa jayanya. Tidak ada satupun Pemilu di era Orde Baru yang tidak dimenangkan Partai Golkar.

Beriringan dengan kepemimpinan mantan Presiden Soeharto di era Orde Baru, Partai Golkar selalu setia mengawal pembangunan bangsa. Di era reformasi, Partai Golkar pun tidak pernah tertinggal untuk berkontribusi positif terhadap pembangunan.

Menjelang ulang tahun ke-58 pada 20 Oktober 2022 nanti, Partai Golkar haruslah membawa ide dan gagasan baru untuk arah peradaban bangsa. Satu gagasan baru telah muncul mengenai pembangunan museum untuk Partai Golkar dari Tantowi Yahya.

Tentu gagasan itu bukan berangkat dari ego atau kepentingan pribadi, tetapi dari semangat bahwa generasi muda butuh sarana mengenal lebih dalam Partai Golkar beserta sejarah yang melekat padanya, salah satu caranya adalah membangun museum sejarah Partai Golkar. {redaksi}

fokus berita : #Tantowi Yahya