04 November 2022

Hengkang dari PDIP, Eks Bupati Buton Utara, Abu Hasan Gabung Partai Golkar

Berita Golkar - Mantan Bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan telah resmi berlabuh di Partai Golongan Karya (Golkar) sejak tahun 2022. Kata dia, dirinya tidak pindah partai akan tetapi tugasnya sebagai kader PDI-Perjuangan telah selesai sehingga masuk di Golkar adalah sebagai pelabuhan baru untuk berkarir di dunia perpolitikan.

“Saya kira judulnya bukan pindah di Golkar. Bagi saya itu, karena penugasan saya di partai sudah selesai di PDI-Perjuangan. Sudah selesai saya jadi bupati, selesai jadi ketua DPC Butur, selesai sebagai ketua DPP Sultra dengan segala kekurangan saya,” ungkapanya saat ditemui di Kendari, Jumat (04/10/2022).

” Tapi yang pasti bahwa di era saya sebagai Bupati Butur anggota DPRD Butur itu dari PDI-Perjuangan dari satu menjadi empat, dan di pilpres Alhamdulillah salah satunya adalah bupati yang memenangkan PDIP adalah saya. Kan tidak ada yang menang di Sulawesi Tenggara ini kecuali tiga kabupaten salah satunya Butur,” sambung Abu Hasan.

Mantan Kepala Biro Humas Setda Sultra ini tetap berterima kasih kepada PDI-Perjuangan karena telah memberikannya banyak kesempatan untuk berpolitik serta belajar.

Baca Juga: Siapapun Bakal Lawannya di Pilpres 2024, Partai Golkar Tetap Konsisten Usung Airlangga Hartarto Sebagai Capres

“Tapi apa yang diberikan PDI-Perjuangan kepada saya juga banyak, untuk itu saya harus berterima kasih, jadi ke Golkar ini sebetulnya bagi saya adalah panggung untuk menambah spektrum silaturahmi saya,” terang dia.

“Bagi saya Golkar itu, dan ukan hanya bagi saya, bagi siapapun di Sulawesi Tenggara yang usia seperti saya sebetulnya kita hanya kembali ke rumah semula karena saya tahun 90an sudah di kepengurusan Golkar. Saya di Biro Pemuda Olahraga DPD I Golkar dan saya pernah caleg Golkar hanya saya mundur karena saya pegawai negeri itu diusia muda, dulu masih Kabupaten Muna dan jatahnya selalu 7 dan saya urutan kedua. Dibawah saya La Ode Bariun, La Ode Ante, Cuma saya mundur. Dan saya sebenarnya sudah jadi anggota DPRD termuda di Sultra pada saat itu kalau saya maju,” urai Abu.

Kata dia, Golkar adalah rumah lama dan PDIP sudah tuntas semua. “Jadi hanya kembali kerumah lama, tidak ada friksi saya dengan PDIP, saya baik-baik saja. Saya bermohon resmi untuk mengundurkan diri dan diterima. Sekarang saya lagi konsentrasi karena saya dipercaya sebagai ketua bapilu, ketua pemenangan pemilu untuk wilayah kepulauan Sultra. Jadi mulai dari Konawe Kepulauan, Buton Utara, Wakatobi, wilayah saya, Buton, Buton Selatan, Baubau, Muna, Buton Tengah, Muna Barat itu wilayahku. Saya gabung di Golkar sudah lama kira-kira enam bulan,”tandas Abu. (sumber)

 

 

 

 

 

 

 

fokus berita : #Abu Hasan