08 Desember 2022

Polemik UU KUHP, Lodewijk Paulus: Kita Harus Berterimakasih, Ini Tonggak Sejarah Baru Indonesia!

Berita Golkar - Wakil Ketua DPR RI yang  juga Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F. Paulus menyampaikan rasa syukurnya usai Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) tersebut disahkan. Lodewijk bahkan mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh stakeholder yang terlibat dalam upaya mewujudkan UU KUHP tersebut.

“Tentunya kita mengucapkan terima kasih seluruh stakeholde atas upaya-upaya yang telah dilakukan, dan mudah-mudahan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Indonesia untuk tegakkan hukum di Indonesia,” tutup Lodewijk pada wartawan, Jakarta, Rabu (7/12/2022) kemarin.

Lodewijk mengatakan, jika ada pihak yang tidak puas dengan sejumlah pasal di (RKUHP)  bisa menempuh langkah hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ia meminta masyarakat jangan mengambil langkah diluar dari langkah itu.

Baca Juga: Origenes Nauw Ingatkan Lambert Jitmau: Jangan Buat Golkar Papua Barat Hancur!

“Jika memang ada yang tidak puas dengan RKUHP ini bisa mengambil langkah-langkah hukum seperti ke Mahkamah Konstitusi. Bisa dibayangkan selama 59 tahun kita (hidup bersama KUHP lama),” kata Lodewijk

Sekjen DPP Partai Golkar ini menjelaskan, UU KUHP yang baru saja disahkan ini sesuai dengan budaya dan hukum di Indonesia saat ini. Baginya, KUHP kali ini lebih sesuai dengan budaya Indonesia, jika dibandingkan dengan sebelumnya turunan dari kolonial Belanda.

“Dengan disahkannya KUHP ini tentu kita sudah punya undang-undang baru berdasarkan kondisi keindonesiaan. Di mana undang-undang yang kita anut selama ini merupakan undang-undang yang masih menganut undang-undang yang disampaikan oleh Hindia-Belanda. KUHP ini sudah sangat lama perjalanan panjangnya, sudah tujuh presiden dilewati , kemudian 13 Menteri Hukum dan HAM yang menanganinya,” terang Lodewijk. (sumber)

fokus berita : #Lodewijk F Paulus