24 Januari 2023

Maman Abdurrahman Minta Pembahasan Khusus Skema ‘Power Rangers’ Dalam RUU EBET

Berita Golkar - Komisi VII DPR RI menyebut bahwa proses pembahasan Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan (RUU EB-ET) selama ini berjalan lamban. Mengingat pemerintah baru saja menyampaikan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU EB-ET kepada DPR.

Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, Maman Abdurrahman menilai lambannya proses pembahasan RUU EB-ET sendiri terjadi lantaran terganjal isu skema power wheeling. Semula, pemerintah berencana memasukkan skema power wheeling ke dalam RUU EB-ET.

Namun langkah tersebut kemudian akhirnya batal karena beberapa hal. Padahal menurut Maman skema power wheeling cukup penting untuk dimasukkan ke dalam RUU EB-ET.

Baca Juga: Sahrul Gunawan Turut Gembira Ridwan Kamil Masuk Partai Golkar

"Kalau melihat historis proses pembahasan RUU ini, memang kita sedikit lama karena menunggu DIM dari pemerintah. Suka atau gak suka yang bikin lama adalah bicara mengenai power wheeling. Kalau saya analogikan Power RangersPower Wheeling ini agak panjang," kata Maman dalam Rapat Kerja bersama Menteri ESDM, Selasa (24/1/2023).

Lebih lanjut, Maman pun menyarankan supaya skema ini dapat masuk ke dalam RUU EB-ET. Pasalnya, apabila power wheeling tak ada, hal tersebut akan berdampak pada kemajuan pemerintah dalam menggenjot pengembangan energi bersih di tanah air.

"Nah ini makanya penting untuk kita perdalam mengenai isu power wheling ini. layak uji publik kalau ada yang bilang power wheeling ada isu liberalisasi patut kita uji, saya tantang seluruh ahli untuk berdebat mengenai power wheeling karena kita menginginkan produk undang undang bisa memberikan kemanfaatan untuk bangsa dan negara," ujarnya. (sumber)

 

fokus berita : #Maman Abdurrahman