11 Januari 2018

Berita Golkar - Ketua Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agun Gunandjar mengatakan dalam politik ada awal dan ada akhir, ada proses, ada latar belakang dan ada tujuan. Demikian juga Panitia Hak Angket KPK. Panitia ini dibentuk dengan tujuan mengawasi kinerja KPK selama 15 tahun berIangsung. "Pansus Hak Angket KPK segera mengakhiri tugasnya pada masa sidang ini," tegas Agun Gunandjar, Kamis (11/1/18).

Pansus Hak Angket KPK sudah berhasil melakukan langkah-langkah penyelidikan lewat berbagai kesempatan. Mulai dari rapat-rapat internal, kunjungan lapangan, pemanggilan dan pemeriksaan berbagai pihak hingga meminta pendapat pakar dan ahli. "Alhamdulillah hingga saat ini Pansus telah merumuskan hasil penyelidikan yang meliputi, aspek lelembagaan, kewenangan, keuangan dan anggaran serta aspek tata kelola Sumber Daya Manusia," jelas politikus senior Golkar itu.

Agun menambahkan, saat ini pihaknya tinggal merumuskan kesimpulan-kesimpulan rekomendasi. Untuk itu, sesuai keputusan Rapat Konsultasi dilanjutkan Rapat Paripurna. Lalu bahan-bahan tersebut dikirimkan kepada masing-masing fraksi untuk dibicarakan di internal Fraksi DPR RI.

Anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan, Pansus Hak Angket KPK dalam bekerja sangat menghargai dan mempertimbangkan proses hukum dan proses politik yang terjadi saat itu. Seperti tidak melakukan upaya pemanggilan paksa dengan adanya proses hukum judicial review dl MK.

Selanjutnya, Pansus Hak Angket KPK harus sudah mulai kerja kembali, pekan ini akan segera rapat intemal guna menyusun Agenda Kerja Pansus Hak Angket KPK yang segera berakhir. Tentunya, kata Agun, mempertimbangkan proses politik yang sedang berlangsung saat ini. "Yaitu agenda politik Pilkada 2018 yang baru selesai tahap pendaftaran dan akan ditindaklanjuti kampanye dan pemungutan suara pada Juni 2018," tutup Agun. [kontributor Jakarta]

fokus berita : #Agun Gunandjar


Kategori Berita Golkar Lainnya