03 Juli 2018

Berita Golkar - Politisi Golkar asal Bali, Gde Sumarjaya Linggih (Demer) akhirnya buka suara soal dorongan DPD II Partai Golkar se-Bali agar I Ketut Sudikerta maju menjadi caleg DPR RI dalam Pileg 2019 mendatang. Namun, penegasan yang diberikan anggota DPR RI tiga periode sekaligus Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (PP) Wilayah Bali itu sangat singkat. “Kami belum rapat di DPP,” kata Demer.

Disinggung soal pandangan pribadi bila sang Ketua DPD I Partai Golkar Bali mengambil “tiket” ke senayan alias bertarung dalam Pileg 2019 pascakekalahan dalam Pilgub Bali, Rabu (27/6/2018) lalu, Demer tidak memberikan jawaban. Di lain sisi, pengurus DPP Partai Golkar I Wayan Geredeg malah tak memberi jawaban apapun. Bupati Karangasem dua periode (2005-2015) ini tidak menjawab pertanyaan wartawan.

Hal ini memicu munculnya spekulasi dorongan terhadap Sudikerta untuk ikut bertarung menjadi ancaman bagi kader Golkar lainnya. Seperti diketahui ada sinyal rencana “pensiun dini” Sudikerta dari panggung politik tertunda. Pemantiknya adalah dorongan DPD II Partai Golkar se-Bali agar politisi asal Pecatu, Kuta Selatan itu ikut bertarung.

Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD I Partai Golkar Bali, I Gusti Putu Wijaya menyebut dukungan moral agar Sudikerta mau jadi caleg DPR RI dari Golkar sudah ditandatangani para Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten atau Kota se-Bali, Minggu (1/7/2018) lalu. Pengalaman, jam terbang, dan investasi politik Sudikerta diyakini akan mendongkrak perolehan suara Golkar di Bali dalam Pemilu 2019 mendatang. [jawapos]

fokus berita : #Sudikerta


Kategori Berita Golkar Lainnya