04 Juli 2018

Aziz Syamsuddin Ungkap DPR Terus Dalami Isu dan Besaran RAPBN 2019

Berita Golkar - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI terus melakukan pendalaman terkait RAPBN 2019. Ssejumlah isu menjadi pembahasan penting dalam rangka peningkatan pos anggaran di sejumlah sektor. Ketua Banggar DPR RI Aziz Syamsuddin menyatakan, dalam pembahasan menuju APBN 2019, beberapa sektor masih menjadi fokus pemerintah dengan DPR.

Politisi Golkar asal Lampung ini menyampaikan isu terkait ketahanan pangan, pertahanan dan nilai tukar rupiah hingga pemilu masih menjadi pendalaman. “Kita melakukan pembahasan asumsi yang terjadi saat ini misalnya, masalah ketahanan pangan, penyelenggaraan pemilu dan nilai tukar rupiah,” ungkap Aziz di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (04/7/2018).

Sektor-sektor tersebut, lanjut Azis, sangat penting dipahami secara mendalam. Terlebih pada 2019, Indonesia akan menyelenggarakan Pilpres dan Pileg secara bersamaan. Khususnya anggaran Pemilu harus jadi perhatian untuk mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Aziz menuturkan hal ini penting demi terselenggaranya pemilu yang lebih berkualitas.

Sebelumnya disampaikan, pemerintah mengusulkan anggaran belanja kementerian/lembaga pada tahun 2019 sebesar Rp838,6 triliun atau turun sedikit dibandingkan pagu indikatif di 2018 yang sebesar Rp847,4 trililun. Dari angka itu, dilaporkan terdapat sejumlah K/L mengajukan pagu indikatif terbesar di RAPBN 2019 yakni Kementerian Pertahanan Rp106,1 triliun, Kementerian PUPR Rp102,0 triliun, Polri Rp76,9 triliun, dan Kementerian Agama Rp63,0 triliun.

Kemudian, Kementerian Kesehatan Rp60,1 triliun, Kementerian Sosial Rp59,3 triliun, Kementerian Keuangan Rp46,3 triliun, Kementerian Perhubungan Rp44,1 triliun, Kemenristekdikti Rp42,3 triliun dan Kemendikbud Rp39,2 triliun. [kontributor Jakarta]

fokus berita : #Aziz Syamsuddin