04 Juli 2018

Hamka Baco Kady Geram Dirjen Hubla Anggap Remeh Tragedi Kapal Tenggelam

Berita Golkar - Kecelakaan kapal yang terjadi belakangan ini mendapat sorotan Komisi V DPR RI. Sejumlah fraksi mencecar Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Agus Purnomo terkait penanganan kecelakaan transportasi laut di Indonesia saat rapat dengar pendapat di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (4/7/2018) 

Anggota Komisi V dari Fraksi Partai Golkar (FPG) Hamka B Kady mengaku sejak dua tahun lalu meminta Kementerian Perhubungan lebih serius memperhatikan transportasi laut di Indonesia, khususnya di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, yang merupakan daerah pemilihannya. "Saya sudah teriak di sini, tolong kapal perintis, karena satu-satunya yang menghubungkan ke sana kapal. Saya pernah naik ke kapal yang dikatakan tadi," ujar Hamka

Hamka bahkan sempat emosional dengan penjelasan yang disampaikan Agus sebelumnya. Hamka menilai penjelasan Agus seolah-olah menyederhanakan masalah tenggelamnya kapal itu. Pada awal rapat, Agus memang diminta mengklarifikasi dan menjelaskan insiden kecelakaan KM Lestari Maju oleh pimpinan rapat. Agus menjelaskan kapal sengaja dikandaskan nakhoda untuk memudahkan evakuasi penumpang dan menyelamatkan kapal.

"Kapal itu dikandaskan nakhoda untuk menghindari tenggelam itu kapal. Memang ganas itu lautan di sana, tapi kita harusnya bisa antisipasi. Saya sudah teriak di sini, tolong kapal perintis, karena satu-satunya yang menghubungkan ke sana kapal," ujar Hamka.

"Rakyat di sana miskin. Satu-satunya angkutan di sana hanya itu. Ini miris benar. Saya sedih karena saya sudah teriak di sini. Ini saya kira saya tidak mau bahas lagi anggaran. Rakyat sudah penuh penderitaan, kapal perintis mana untuk orang timur sana. Omong kosong semua, kalau tidak bisa, katakan. Mohon maaf. Saya berharap ini pelajaran untuk kita semua," lanjutnya. [detik]

fokus berita : #Hamka Baco Kady