06 Juli 2018

Harapan Nurul Arifin Jadi Walikota Bandung Akhirnya Kandas

Berita Golkar - Politikus Partai Golkar, Nurul Arifin , kalah dalam pemilihan Wali Kota Bandung. Dalam hasil penghitungan suara yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Nurul Arifin yang berpasangan dengan Chairyl Y Hidayat memperoleh 310.418 suara. Angka itu di bawah pasangan inkumben Oded M. Danial-Yana Mulyana yang meraup 634.682 suara pemilih di Kota Bandung.

Hasil itu ditetapkan KPU Kota Bandung dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Walikota dan Wakil Waliotka Bandung serta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tingkat Kota Bandung, Kamis malam, 5 Juli 2018. "Berjalan lancar sesuai prosedur. Dari rencana dua hari, bisa selesai sehari," kata Ketua KPU Kota Bandung Rifqi Alimubarok, Jumat, (6/7/2018).

Dalam rapat pleno itu, KPU Kota Bandung merekapitulasi hasil penghitungan suara yang disampaikan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan se-Kota Bandung. Hasilnya, pasangan calon nomor urut 1, yaitu Nurul Qomaril Arifin dan Chairul Yaqin Hidayat, memperoleh 301.418 suara. Pasangan calon nomor urut 2, yakni Yossi Irianto dan Aries Supriyatna, mendapat 330.730 suara dukungan.

Sementara pasangan calon nomor urut 3, yaitu Oded Mohamad Danial dan Yana Mulyana, menggaet suara terbanyak, 634.682 pemilih. Jumlah semua suara sah dalam rekapitulasi hasil penghitungan pemilihan Walikota Bandung 2018 berjumlah 1.266.830 suara. Jumlah yang tidak sah 39.042 suara.

Dari 1,6 jutaan pemilih dalam daftar tetap di Kota Bandung, kata Rifqi, yang menggunakan hak suaranya 1,3 juta orang. Hasil rekapitulasi penghitungan pemilihan kepala daerah serentak di Kota Bandung ini ditetapkan pukul 22.12 WIB dan ditandatangani ketua dan anggota KPU Kota Bandung serta saksi yang hadir.

Nurul Arifin sebelumnya diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, juga Partai Amanat Nasional. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhyono yakin Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat memenangkan pemilihan daerah kota Bandung. [tempo]

fokus berita : #Nurul Arifin