09 Juli 2018

Airlangga Hartarto Nilai Kebijakan Trump Bukan Ancaman Besar Bagi Indonesia

Berita Golkar - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencabut semacam "tarif khusus" atau GSP (Generalized System Preferences) bagi Indonesia bukan ancaman besar. "Tadi kita lihat geopolitik, Indonesia di AS ranking 17 dan dari segi impor dan ekspor. Kami tidak melihat ini akan menjadi ancaman yang besar bagi Indonesia," ucap Airlangga usai rapat internal kabinet di Istana Bogor, Senin (9/7/2018).

Namun demikian pihaknya menyatakan pemerintah terus berkomunikasi dengan AS. Di sisi lain menyosialisasikan sektor yang belum termanfaatkan, terutama produk-produk yang masih di dalam GSP untuk diekspor ke AS. "Memang, sesuatu yang biasa GSP di-review. GSP tidak mencerminkan sesuatu dengan perdagangan Indonesia. Semua negara yang punya GSP di-review, tapi Indonesia jadi salah satu negara yang direview tahun ini," jelas Ketua Umum DPP Partai Golkar ini.

Pihaknya juga menyebutkan saat ini sedang dikaji beberapa produk komoditas ekspor yang menjadi prioritas akan dilakukan harmonisasi. Misalnya kelapa sawit, industri tekstil hingga otomotif. "Ada beberapa prioritas yang dibahas. Ini sejalan dengan industri 4.0, dan Kemenperin ada 10 komoditas ekspor manufaktur Indonesia," tambahnya. [jpnn]

fokus berita : #Airlangga Hartarto