10 Oktober 2018

Berita Golkar - Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus mengaku, partainya sudah mengantisipasi kemungkinan munculnya isu SARA seperti pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Hal ini disampaikan Lodewijk saat ditanya perihal kemungkinan terulangnya politik SARA pada Pilpres 2019 mendatang. “Tentunya kalau dari koalisi Indonesia Kerja apapun pengalaman-pengalaman lalu sudah antisipasi,” ucap Lodewijk di Kompleks Parlemen, Selasa (9/10/2018).

Lodewijk berharap, peristiwa serupa tidak terulang. Dia yakin pakta integritas yang ditandatangani beberapa waktu oleh para partai politik dapat terwujud. “Mudah-mudahan itu tidak terjadi karena kita kan sudah deklarasi damai, itu yang kita pegang. Semua sudah tanda tangan, pertanyaannya siapa yang mau bermain dengan itu?” jelasnya.

Lodewijk meyakini tidak akan ada partai yang berani melanggar pakta integritas tersebut. “Semua sudah tanda tangan dan kalau dia bermain pasti yang akan nuntut Bawaslu. KPU dengan Bawaslu punya aturan dengan demikian ketat itu ada yang namanya Satgas yang terdiri dari KPU, Bawaslu terus Komisi Penyiaran Indonesia, Dewan Pers bersatu itu melihat itu semua,” pungkas Lodewijk. [tribunnews]

fokus berita : #Lodewijk Paulus


Kategori Berita Golkar Lainnya