22 November 2018

Berita Golkar - Anggota Komisi III DPR RI asal Fraksi Partai Golkar (FPG), Adies Kadir menggelar pelatihan digital marketing bagi kalangan remaja, ibu muda dan pelaku UMKM di Surabaya dan Sidoarjo, dengan target 500.000 orang. Hal ini dilakukan Adies, karena di era digital saat ini pebisnis kecil atau startup alias perusahaan rintisan bisa bernapas lega dengan adanya teknologi internet.

Mereka dapat memasarkan produknya secara luas dengan biaya lebih murah. Istilah ini dikenal dengan nama digital marketing. “Memanfaatkan internet untuk sebuah bisnis adalah cara paling bijak agar bisa bertahan di jaman now. Terlebih, pengguna internet kian meningkat signifikan setiap tahun,” ujar Sekretaris FPG DPR RI ini saat menghadiri pelatihan yang ke-40 di Kelurahan Genteng, Surabaya.

Dalam paparannya di hadapan ratusan peserta, Adies mengatakan, jika kecanggihan ponsel android sangat disayangkan jika hanya digunakan bermain game belaka. “Jaringan sosial media adalah aset yang perlu dimanfaatkan. Semua itu bisa kita kendalikan lewat ponsel. Ini yang harus dilakukan, berbisnis menggunakan kecanggihan teknologi. Ini jadi peluang besar mengembangkan bisnis secara digital,” tandas Wakil Ketua MKD DPR RI ini.

Melalui digital marketing, kata Adies, kita bisa menjangkau target yang lebih luas. Bisa menentukan profil dari orang atau sasaran konsumen yang hendak dituju. Misalnya dari segi lokasi, profil, umur, apa yang mereka sukai, dan lain sebagainya. “Media sosial seperti facebook, whatsapp, instagram dan jejaring sosial lain memungkinkan melakukan hal ini,” tutur Sekjen DPP Ormas MKGR ini.

Ketua Mahkamah Partai Golkar ini menuturkan jika biaya digital marketing jauh lebih murah dan sangat terjangkau, pebisnis kecil sangat diuntungkan dengan adanya digital marketing. “Biaya yang murah memungkinkan efisiensi biaya. Sehingga modal yang dimiliki bisa dialokasikan untuk keperluan yang lain,” tutur politisi muda Golkar ini. Adies menjelaskan, pemasaran secara digital memungkinkan membangun kedekatan dengan para pelanggan.

Penggunaan platform yang ada untuk kegiatan marketing membuat antara pelanggan brand bisa saling interaksi. “Kolom komentar adalah sarana komunikasi yang tepat. Jika admin media sosial dari brand komunikatif, menjawab komentar followers dengan baik, keakraban antara pelanggan dan brand akan semakin erat, sehingga terbangun kepercayaan antara keduanya,” jelas Adies.

“Pasca pelatihan, peserta akan dibuatkan group whatsapp untuk berinteraksi. Kami akan memandu dan memonitor progres peserta, hingga mencapai dealing penjualan. Karena kami juga menghubungkan dengan sejumlah produsen,” tandas Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Golkar ini..

Mengakhiri paparannya, Adies mengatakan jika target peserta program pelatihan digital marketing untuk wilayah Surabaya dan Sidoarjo adalah 500.000 orang. “Agendanya berlangsung mulai oktober 2018 hingga maret 2019, bersifat umum dan tidak dipunggut biaya. Berminat?” pungkasnya. [kontributor Jatim]

fokus berita : #Adies Kadir


Kategori Berita Golkar Lainnya