21 Desember 2018

Berita Golkar - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono menilai kehadiran cawapres KH Ma'ruf Amin menambah kesempurnaan Jokowi pada pelaksanaan Debat Capres-Cawapres 17 Januari 2019. Pasalnya pengalaman yang bersangkutan di dunia politik, sebagai anggota DPR, ditambah kapasitasnya sebagai ulama, membuat Ma'ruf Amin diyakini mampu mengimbangi pertanyaan dalam debat.

"Saya melihat track record KH Ma'ruf Amin sebagai figur berpengalaman dan punya visi baik. Jadi kehadirannya dalam debat capres nanti akan bisa menyempurnakan Pak Jokowi yang lebih familiar dengan persoalan bangsa," kata Agung saat ditemui di sela Konsolidasi, Sosialisasi, dan Silaturahmi Partai Golkar bersama Caleg Golkar di Desa Jambudipa, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (21/12/2018).

Baca juga: Kosgoro 1957 Siap Jadi Ujung Tombak Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019

Agung meminta, kepada tim yang bertanggung jawab dalam menyiapkan materi debat agar bisa secara substansi memberikan materi sesuai tema nantinya. Dirinya memiliki keyakinan bahwa pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin bisa tampil percaya diri dalam menjawab pertanyaan yang diajukan.

Pengalaman keduanya bisa saling berkolaborasi dengan ditopang pemikiran seorang ulama yang ada dalam figur Ma'ruf Amin. "Pa Ma'ruf Amin selain pernah duduk di DPR bersama-sama saya dulu, dia juga pernah menjabat sebagai Watimpres, jadi tidak pernah jauh dari masalah bangsa. Sehingga saya tidak melihat dirinya sebagai figur yang minim pengalaman," ujar dia.

Baca juga: Agung Laksono Nilai Nama Besar Golkar Tak Lagi Berpengaruh Dalam Pemenangan Pemilu

Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 ini juga berharap, hiruk pikuk politik jangan sampai menimbulkan kekesalan dan perpecahan. Seperti yang selalu diingatkan Presiden Jokowi agar selalu menjaga bahasa santun, tidak merendahkan atau melecehkan. Disinggung kontribusi pemilih Golkar ke pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Agung menyebutkan sekarang sudah mencapai 75,2% dari total pemilih Golkar yang mencapai 19 juta.

Menurut Agung masih ada waktu sekitar 100 hari ke depan yang bisa dimanfaatkan agar suara Golkar lebih maksimal lagi. Khusus Jawa Barat dengan jumlah pemilih mencapai 33,2 juta atau paling besar di Tanah Air, tentu ada penekanan khusus mengingat pada Pilpres 2014 suara Jokowi kalah.

Baca juga: Agung Laksono Pimpin Deklarasi Ormas Pelangi Kebangsaan Dukung Jokowi Dua Periode

Tetapi, dia yakin dengan pola kepemimpinan dan prestasi yang telah dibuktikan selama lima tahun, pandangan publik akan berubah sehingga suara Jokowi di Jabar dan juga NTB dan Sumatra Barat, pasti akan ada kemajuan. "Pak Jokowi ini sudah menjadi keluarga besar Golkar, ide-ide dan kesederhanaannya itu kami dukung. Jadi kami sangat optimist bisa memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin sekaligus sukses dalam pileg," pungkas Agung. [sindonews]

fokus berita : #Agung Laksono


Kategori Berita Golkar Lainnya