18 Februari 2019

Berita Golkar - Ratusan ibu-ibu majelis taklim mengikuti lomba mengurus jenazah dan rebana se Kota Lubuklinggau yang diadakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar dan pengajian Al Hidayah Kota Lubuklinggau belum lama ini. Lomba tersebut dibuka oleh Wakil Walikota H Sulaiman Kohar.

Sebanyak 28 group rebana dan 32 group pengurusan jenazah ambil bagian dalam lomba yang diadakan DPD Partai Golkar Lubuklinggau bersama pengajian Al Hidayah Kota Lubuklinggau ini. Festival Rebana dan lomba Pengurusan Jenazah se kota Lubuklinggau resmi dibuka Wakil Walikota Lubuklinggau H Sulaiman Kohar, Sabtu (16/2).

Baca Juga: Legislator Golkar DPRD Lubuklinggau, Lexi Yunico Meninggal Dunia

Ketua DPD Partai Golkar H Rodi Wijaya mengatakan, sedikitnya 28 group rebana dan 32 group pengurusan jenazah mengikuti lomba tersebut. Menurutnya, lomba pengurusan jenazah dan rebana dilaksanakan bersama pengajian Al-Hidayah adalah bagian dari Partai Golkar, Pengajian Al-hidayah terdapat dari Aceh sampai Papua. “Pengajian Al-Hidayah ada hubungan dengan Partai Golkar karena sejak didirikan yang mendirikannya adalah bagian kerohanian dari DPP Partai golkar,” katanya.

Ketua DPRD Kota Lubuklinggau ini menjelaskan, pengajian Al-Hidayah lanjut tidak memandang asalnya dari mana, tidak dari NU, tidak dari Muhamadiyah, tidak dari Persis ataupun lain-lain. “Pengajian Al-Hidayah Ini sifatnya Nasional, di Al-Hidayah yang kita tonjolkan adalah programnya, untuk mengisi apa yang menjadi kebutuhan dari masyarakat,” katanya.

Selanjutnya Rodi meminta kepada tamu yang hadir dan mengikuti lomba agar menyampaikan kepada pengurus bila ada kebutuhan di tengah masyarakat. “Kegiatan ini bukan sesaat dengan memanfaatkan moment Politik, namun bila ada program akan kita bina demi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Kukuhkan Pengurus Pengajian Alhidayah Lampung, Ini Pesan Istri Arinal Djunaidi

Sementara itu Wakil Walikota Lubuklinggau H Sulaiman Kohar berharap kegiatan ini berjalan dengan hikmat dan lancar, apapun yang diharapkan menjadi tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai. “Ibu ketua Al-Hidayah sangat gesit sekali, di setiap minggu dan bulanannya di Mesjid Agung dengan mempelajari Agama dan Al-Quran serta budaya,” katanya.

Selanjutnya Wawako menambahkan saat ini adalah tahun politik dimana setiap kegiatan selalu dikait-kaitkan dengan Politik, perbedaan itu adalah indah. “Kami menyampaikan kepada semuanya jangan kita terpecah belah mari kita semua dalam bingkai kebersamaan, selalu jaga kondisi yang kondusif untuk daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya. [sumselupdate

fokus berita : #Alhidayah


Kategori Berita Golkar Lainnya