11 April 2019

Berita Golkar - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Tepis Isu Pembangunan 10 Unit SMPN Baru. Rencana pembangunan 10 unit sekolah di sana hanyalah isu.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menanggapi keluhan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi tentang rencana pembangunan 10 unit SMPN di wilayah setempat.

Menurut politisi Partai Golkar ini, rencana pembangunan 10 unit sekolah di sana hanyalah isu.

Baca Juga: Subuh Keliling ke Villa Galaksi, Rahmat Effendi Serahkan Bantuan Baznas Kota Bekasi

"Ini isu politik yang dikembangkan oleh orang-orang tertentu dan sekarang sudah saya tepis (kabar) itu," kata Rahmat di Hutan Kota, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis (11/4/2019).

Rahmat mengatakan, penjelasan mengenai kabar ini sudah disampaikan secara langsung kepada BMPS Kota Bekasi pada Kamis (11/4/2019) pagi.

Saat itu dia menyampaikan pembangunan sekolah baru harus melewati perencanaan yang matang dari sisi program, pembiayaan hingga keputusan.

"Kalaupun kita bangun SMPN baru itu harus ada program, pembiayaan dan keputusan. Jadi ini hanya isu politik saja," imbuhnya.

Perkumpulan sekolah swasta di Kota Bekasi resah dengan rencana Pemerintah Kota Bekasi yang akan membuka 10 unit SMPN baru ajaran 2019/2020 di wilayah setempat.

Mereka khawatir jumlah pelajar angkatan pertama akan menurun karena mereka lebih memilih sekolah negeri yang dibuat pemerintah daerah.

Baca Juga: 5 Rahmat Effendi Kebut Operasional 2 Rumah Sakit Tipe D

Sekretaris Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi, Ayung Sardi Dauly mengatakan, informasi seputar rencana pembukaan 10 unit SMPN diperoleh dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Sejak beberapa pekan ini, dinas teknis telah mensosialisasikan rencana itu ke sejumlah kelurahan, kecamatan hingga instansi yang ada di Kota Bekasi.

"Dalam sosialisasi, disampaikan bahwa unit SMPN baru akan bertempat di gedung bekas SDN yang dimerger," kata Ayung. [tribunnews]

fokus berita : #Rahmat Effendi


Kategori Berita Golkar Lainnya