30 April 2019

Berita Golkar - Pileg 2019 di Jawa Tengah, Partai Golkar menyebut memperoleh 219 kursi. Kursi tersebut tersebar di DPRD 35 Kabupaten/Kota dan DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Dari jumlah kursi tersebut, sebanyak 196 kursi merupakan di DPRD kabupaten/kota. Jumlah ini lebih rendah 10 kursi jika dibandingkan PIleg 2014. Sisanya, 13 kursi di DPRD Jawa Tengah.

Baca Juga: Rekapitulasi Suara Dipaksakan 4 Panel, Golkar Sragen Tolak Kirim Saksi

Ketua Harian DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Iqbal Wibisono memerinci Golkar memperoleh satu kursi di DPRD Jateng di Dapil Jateng II (Kabupaten Semarang, Kendal, Kota Salatiga), Dapil Jateng III (Kabupaten Kudus, Jepara, Demak), Dapil Jateng IV (Kabupaten Rembang, Pati), Dapil Jateng V (Kabupaten Grobogan, Blora). Ditambah Dapil Jateng VII (Kabupateb Klaten, Sukoharjo, Kota Surakarta), Dapil Jateng VIII (Kabupaten Magelang, Boyolali, Kota Magelang), Dapil Jateng IX (Kabupaten Purworejo, Wonosobo, Temanggung).

Sementara Dapil Jateng X terdiri dari Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Dapil Jateng XI (Kabupaten Cilacap, Banyumas), Dapil Jateng XII (Kabupaten Tegal, Brebes, Kota Tegal), dan Dapil Jateng XIII (Kabupaten Pekalongan, Batang, Pemalang, Kota Pekalongan.

“Golkar dapat dua kursi di Dapil VI (Kabupaten Wonogiri, Karanganyar, Sragen). Tapi tak dapat kursi di Dapil I (Kota Semarang). Pileg kali ini memperoleh 196 kursi DPRD kabupaten/kota dan 13 kursi di provinsi,” jelas Iqbal, Selasa (30/4).

Dari 13 kursi di DPRD Provinsi, sebagian ada yang merupakan caleg petahana namun ada juga wajah-wajah baru.

Baca Juga: Sutrisno Targetkan Golkar Salatiga Raih 6 Kursi DPRD

Sebanyak 13 kursi tersebut juga lebih sedikit jika dibandingkan 17 kursi yang telah ditargetkan.

Menururtnya, Golkar akan melakukan evaluasi. “Saat ini caleg tak bisa hanya bermodalkan semangat. Domain sosial harus menjadi pertimbangan, ketokohan, aktivitas kepartaian hingga soal modal capital,” katanya. [semaranginside]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya