30 Mei 2019

Berita Golkar - Beberapa hari ini isu tentang percepatan Munas Partai Golkar makin santer terdengar, hal tersebut tercetus karena alasan penurunan suara Partai Golkar dalam pileg lalu yang hanya bertengger di peringkat tiga setelah partai gerindra.

Ketua Unum Hima Kosgoro 57 DKI Danic Danoko, dalam keterangannya menilai bahwa dinamika yang terjadi dalam partai beringin tersebut justru sangat taktis dan realistis untuk kosolidasi partai pasca pemilu.

Baca Juga: Kosgoro 1957 DKI Jakarta Nilai Tak Ada Urgensi Munaslub Golkar Untuk Ganti Airlangga

“Inilah hebatnya partai Golkar, kami menganggap dinamika ini adalah sekedar adu ide dan gagasan saja, dan dinamika percepatan Munas bagi saya justru adalah langkah yang sangat taktis dan realistis, tentu kawan kawan di partai golkar sudah punya alasan tersendiri atas dinamika tersebut”.

“menurut pandangan saya mungkin faksi-faksi yg meminta percepatan Munas justru tidak ingin Partai golkar tertawan dengan kasus hukum yang berpotensi menjerat Airlangga, misalnya seperti pada kasus PLTU riau, yang terlebih dahulu menyeret kader golkar seperti Eni Saragih dan Idrus Marham”.

Baca Juga: SOKSI Sebut Isu Percepat Munas Manuver Politik Yang Bakal Rugikan Golkar

“Saya juga berharap sebaiknya Presiden Jokowi segera membersihkan kabinetnya dari menteri menteri yang berpotensi terjerat kasus korupsi agar Presiden Jokowi dapat bekerja tanpa membawa bom waktu di pemerintahannya kedepan,” harapan Danic Danoko. [wartalika.id]

fokus berita : #Danic Danoko


Kategori Berita Golkar Lainnya