Mojang Jawa Barat bernama lengkap Raden Ajeng Medina Wiranatakusumah adalah salah satu kader terbaik Partai Golkar, yang mendapat tugas maju sebagai Calon Legislatif di Dapil 9 Jawa Barat (Subang, Majalengka, Sumedang).
Inspirasi kebangsaannya menitis kuat dari sang kakek, Raden Tumenggung Male Wiranatakusumah, Bupati Bandung ke VI ( 1956) dan Kepala Polisi Karesidenan Priangan ke- I.

Ia juga cicit dari tokoh pergerakan Nasional, Raden Aria Adipati Wiranatakusumah V, Mendagri Pertama RI, Ketua Dewan Pertimbangan Agung, pernah menjabat sebagai Bupati Bandung ( 1920-1945) dan Bupati Cianjur ( 1912-1920) , Anggota Volksraad & BPUPKI dan sekaligus keturunan pendiri Kota Bandung (Wiranatakusumah II). Saat ini, Medina dipercaya sebagai Pengurus DPP Partai Golkar Bidang Hubungan Lembaga Politik.

Akrab disapa “’Teh Medina” ini lahir dan besar di Bandung, 10 Febuari 1975, Medina tumbuh dan besar dalam tradisi Sunda yang religius. Didikan dari Ayahanda, Raden Ir.H. Maryono Wiranatakusumah (yang merupakan Deklarator AMS/ Angkatan Muda Siliwangi, tahun 1966) dan Raden Hj. Inat Prawirakoesoema, membentuknya menjadi pribadi yang santun dan agamis.

Ia menuntaskan SD hingga SMA di Bandung dan melanjutkan kuliah di Universitas Trisakti Jakarta Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi. Sadar bahwa ilmu politik harus didasari pada pengetahuan dan peran nyata, sehingga Program S2 Ilmu Hukum Jurusan Hukum Pidana di Universitas Muhammadiyah Jakarta ditempuhnya demi membekali kemampuannya berpolitik.

Meski berkarir di Jakarta dan sempat tinggal lama di Amerika Serikat juga bekerja sebagai Accounting Processor di Vantage Asset Management Ltd, USA jatidirinya sebagai Mojang Sunda yang memegang teguh nilai dan tradisi tetap melekat kuat hingga saat ini.

Tidak dapat menghilangkan kerinduan dan kecintaannya terhadap Indonesia. Sekembalinya ke tanah air bersama-sama sahabat dan kolega, mengembangkan beberapa unit usaha yang dapat menyerap tenaga kerja. Salah satunya adalah CV. Omaome Culina Lestari. Tidak hanya berhenti disitu, tekad kuat untuk dapat memberikan sumbangsih konkret terhadap tanah leluhur, mendorongnya berkiprah di dunia politik bersama Partai Golkar.

Kiprah sebagai kader Golkar dimulai dengan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan dan kepanitiaan yang dilaksanakan partai. Beberapa agenda penting Partai Golkar sukses ia jalankan bersama dalam Kepanitiaan Nasional, hingga mendapat kepercayaan sebagai Tenaga Ahli DPR RI periode 2013–2017.

Komitmen dan dedikasinya kepada Partai Golkar mengantarnya masuk ke dalam kepengurusan DPP Partai Golkar sebagai Anggota Bidang Hubungan Lembaga Politik. Saat ini juga aktif dalam kepengurusan KPPG (Kesatuan Perempuan Partai Golkar).

Medina terjun ke dunia politik tidak hanya mengandalkan nama leluhur di Jawa Barat, akan tetapi akan membawa Visi dan Misi yang nantinya bisa bermanfaat bagi para pemilih yang percaya menitipkan amanahnya, terutama akan di fokuskan di bidang permasalahan Perempuan, Pendidikan , Kesehatan, Anak dan Generasi Milenial.

Berbagai kiprah, jaringan yang luas dan pengalaman tersebut, memperkuat tekadnya untuk lebih total dalam berjuang di ranah politik. Pada pemilu legislatif 2019, ia mendapat tugas dari Partai Golkar untuk maju sebagai Calon Anggota Legislatif DPR RI dengan nomor urut 8. Diiringi niat tulus memberikan sumbangsih terbaik kepada tanah leluhur, Medina siap berjuang mewakili masyarakat Dapil 9 Jawa Barat (Subang, Majalengka dan Sumedang)