Dampak Tragedi Bekasi Meluas, Gandung Pardiman Soroti Ancaman ke Industri

Berita Golkar – Anggota Komisi VII DPR Gandung Pardiman menyampaikan duka cita atas kecelakaan kereta api di Bekasi Timur yang menyebabkan 16 orang meninggal dunia. Ia menilai peristiwa tersebut menjadi peringatan serius bagi semua pihak.

“Ini tentunya menjadi warning bagi kita semua,” ujar Gandung, Selasa (29/4/2026), dikutip dari RM.

Gandung menyoroti dampak kecelakaan beruntun antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur terhadap sektor industri manufaktur nasional.

Peristiwa yang terjadi pada Senin (28/4/2026) bermula di perlintasan sebidang Bulak Kapal, ketika sebuah taksi tertabrak kereta api.

Insiden tersebut memicu gangguan operasional KRL hingga berhenti di jalur. Rangkaian kejadian berlanjut saat KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir–Surabaya menabrak KRL tersebut.

Menurut Gandung, kondisi ini berpotensi menghambat distribusi logistik, terutama bagi industri manufaktur yang bergantung pada jalur kereta api.

Ia pun mengusulkan sejumlah langkah strategis. Pertama, audit keselamatan total dengan evaluasi sistemik oleh pemerintah dan PT KAI, khususnya terkait pengawasan lintasan dan perlintasan sebidang yang rawan kecelakaan.

Kedua, mitigasi rantai pasok melalui pembukaan posko krisis oleh Kementerian Perindustrian dan KAI Logistik untuk mengalihkan pengiriman barang manufaktur menggunakan skema darurat.

Ketiga, percepatan pembangunan infrastruktur, terutama penggantian perlintasan sebidang di kawasan industri dengan flyover atau underpass.

Ia menegaskan, APBN 2026 harus memprioritaskan pembangunan tersebut demi menjamin keamanan logistik nasional.

“Industri manufaktur adalah penopang PDB dan penyerap tenaga kerja terbesar. Satu hari jalur kereta api lumpuh, kerugian industri bisa mencapai triliunan rupiah. Jangan tunggu korban berikutnya baru berbenah,” tegasnya.

Gandung, yang merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan DI Yogyakarta, menekankan pentingnya langkah cepat dan terukur agar kejadian serupa tidak terulang sekaligus menjaga stabilitas sektor industri nasional. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *