Gde Sumarjaya Linggih Minta Masyarakat Tak Khawatir Dampak Kebijakan Tarif Trump

Berita Golkar – Anggota Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih meminta masyarakat untuk tidak perlu terlalu mengkhawatirkan dampak pengenaan tarif timbal balik atau resiprokal yang dikenakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kepada Indonesia sebesar 32 persen.

Menurut anggota Fraksi Partai Golkar di DPR RI itu, tarif yang dikenakan Trump kepada Indonesia masih jauh lebih baik jika dibandingkan negara tetanga seperti Vietnam yang dikenakan tarif 56 persen, Thailand 36 persen, dan Kamboja sebesar 49 persen.

“Kalau kita melihat pesaing-pesaing kita, seperti Vietnam, Kamboja dan lain-lain, maka kita masih jauh lebih bagus dibanding mereka pada kenaikan tarif itu,” ujarnya saat dihubungi VOI, Kamis (3/4/2025).

Untuk itu ia menegaskan masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan dampak yang akan ditimbulkan. Apalagi, menurut dia faktor produksi Indonesia masih terbilang cukup rendah dibandingkan negara lain. Tak hanya itu, Indonesia juga dinilai memiliki sumber daya manusia yang banyak dan murah.

“Saya bisa garis bawahi sekarang ini, kita tak usah terlalu takut karena faktor produksi kita rendah, sedangkan sumber daya manusia kita murah, sumber daya alam kita banyak baik itu di bawah tanah, di atas tanah termasuk juga di laut,” terang anggota DPR RI dari Dapil Bali itu.

Ia menambahkan, pemerintah Indonesia juga memiliki program hilirisasi yag juga akan didanai oleh Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara yang dinilai membawa angin segar bagi investasi dalam negeri.

“Ada stimulus dari Danantara saya yakin produk kita akan mampu bersaing di pasar Amerika Serikat. Apalagi negara yang sebenarnya kurang SDA-nya, itu kan mereka lebih tinggi tarifnya dari kita,” tandas dia. {}