Momen Haru Agun Gunandjar Temui Sahabat Lama yang Kehilangan Kedua Kakinya

Berita Golkar – Siang itu, agenda kegiatan telah menanti Agun Gunandjar Sudarsa, anggota DPR RI Komisi XIII Dapil Jabar X dari Fraksi Partai Golkar ke salah satu kampus di Kuningan yang sudah terjadwal, Selasa (19/5/2026).

Namun sebelum melanjutkan perjalanan, ada satu tempat yang lebih dulu ingin ia datangi. Bukan ruang pertemuan. Bukan pula lokasi acara resmi. Kang Agun memilih singgah ke sebuah rumah sederhana yang berada di Jalan Yos Sudarso, Ciamis.

Di tempat itulah sahabat lamanya, Agus (72), tengah terbaring sakit. Pertemuan mereka bukan sekadar pertemuan biasa. Persahabatan keduanya telah terjalin sejak puluhan tahun lalu, saat mereka sama-sama berjuang di dunia politik dan organisasi.

Dari perjalanan panjang di DPR RI pada era 1990-an hingga kiprah di organisasi SOKSI, banyak cerita yang telah dilewati bersama.

Di ruang rumah yang sederhana, suasana hangat langsung terasa. Tidak ada sekat jabatan, tidak ada jarak antara seorang anggota parlemen dan sahabat lamanya. Kang Agun duduk di samping Agus, menanyakan kabar sekaligus kondisi kesehatannya.

Agus kini tengah menghadapi ujian hidup yang tidak ringan. Penyakit diabetes yang dideritanya membuat kedua kakinya harus diamputasi. Kondisi itu membuat aktivitasnya jauh berbeda dibanding masa-masa aktif dahulu.

Namun di tengah keterbatasan fisik, semangatnya belum benar-benar padam. Percakapan mereka tak hanya membahas kesehatan. Obrolan mengalir hingga perkembangan organisasi SOKSI. Kang Agun mengaku masih melihat semangat sahabatnya itu tetap menyala meski sedang sakit.

“Saya datang ke sini untuk menjenguk sahabat seperjuangan waktu di DPR dan SOKSI. Sebelum ke Kuningan saya menyempatkan datang dulu ke rumah beliau,” ujar Kang Agun, dikutip dari Tribunnews.

Baginya, Agus bukan sekadar teman lama. Meski sedang menjalani masa pemulihan, Agus disebut masih aktif memberikan ide, masukan, dan perhatian terhadap perkembangan organisasi.

“Walaupun beliau sedang sakit, saya sangat mengapresiasi sumbang saran dan masukannya untuk kemajuan SOKSI. Di grup WA beliau juga masih aktif sekali,” katanya.

Di sela obrolan, Kang Agun juga memberikan motivasi agar sahabatnya tetap kuat menghadapi cobaan hidup. Ia mengingatkan bahwa setiap ujian perlu dihadapi dengan keikhlasan dan kesabaran.

Sesekali tawa kecil terdengar di antara percakapan mereka. Seolah waktu membawa keduanya kembali ke masa perjuangan puluhan tahun silam.

Sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kuningan, Kang Agun juga memberikan bantuan sebagai bentuk perhatian kepada sahabatnya.

Bagi Agus, kunjungan itu menjadi sesuatu yang tak disangka. Kehadiran seorang sahabat lama di tengah kondisi sulit menjadi penguat tersendiri.

“Saya tidak menyangka Kang Agun akan datang ke sini. Saya hanya memberi kabar lewat WhatsApp soal kondisi saya sekarang. Ternyata di sela kesibukannya beliau bisa datang langsung,” tutur Agus.

Agus mengaku bahwa Kang Agun adalah teman seperjuangan waktu di Golkar dan saat di Komisi I tahun 1997.

“Kang Agun ini orangnya dari dulu sederhana, rajin, aktif dan sungguh sangat luar biasa sampai saat ini masih selalu mendapatkan kepercayaan di hati rakyat,” tambahnya.
Di akhir pertemuan itu, hanya doa dan harapan yang saling dipanjatkan oleh kedua sahabat karib tersebut.

Sebab terkadang, persahabatan sejati bukan tentang seberapa sering bertemu, melainkan tentang siapa yang tetap datang saat keadaan sedang tidak baik-baik saja. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *