Berita Golkar – Untuk kedua kalinya, Syarwani kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kaltara dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-III yang digelar pada Minggu (30/11/2025).
Keputusan Musda tersebut mengukuhkan kembali kepercayaan seluruh kader terhadap kepemimpinan Syarwani, yang dinilai mampu membawa Partai Golkar Kaltara tetap solid dan kompetitif menghadapi dinamika politik nasional maupun daerah.
Ketua Panitia Musda ke-III Partai Golkar Kaltara H Muhammad Nasir mengungkapkan, dari Musda yang berakhir sekira pukul 17.00 Wita, telah menghasilkan beberapa poin penting.
Salah satunya adalah menghasilkan siapa Ketua DPD I Partai Golkar Kaltara untuk lima tahun ke depan. Dimana hasil Musda, menyepakati Syarwani untuk kembali menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Kaltara untuk kedua kalinya.
“Hasilnya menyepakati Syarwani sebagai ketua. Ini masih secara formatur. Untuk selanjutnya pak Syarwani diminta membentuk kepengurusan baru DPD I Partai Golkar. Oleh DPP diberikan waktu 1 bulan untuk segera menyusun kepengurusan,” ungkap wakil ketua DPRD Kaltara, yang akrab disapa dengan akronim HMN ini, dikutip dari TribunKaltara.
Menurut Muhammad Nasir, tenggat waktu tersebut diberikan agar komposisi pengurus dapat segera difinalkan dan Golkar Kaltara bisa langsung bergerak dalam konsolidasi menuju pemilu dan agenda politik lainnya.
Ia menegaskan, terkait penyusunan kepengurusan, siapa-siapa orang yang dipercaya untuk mendampingi Syarwani, dirinya mempercayakan sepenuhnya kepada Syarwani.
Berkaitan dengan arahan ketua umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang menyebutkan, pemilih ke depan didominasi pemilih muda, menurut HMN tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam menyusun kepengurusan di jajaran Partai Golkar Kaltara.
Sementara itu, Syarwani mengatakan, kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya, merupakan amanah besar yang harus ia jalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Ini menunjukkan Partai Golkar di Kaltara, semakin solid, semakin kuat, dan bekerja lebih keras menghadapi agenda politik ke depan,” ujar bupati Bulungan dua periode ini seusai penetapan.
Terkait penyusunan pengurus, Syarwani mengatakan, akan mengedepankan prinsip profesionalitas, representasi daerah, serta regenerasi kader. {}













