SOKSI  

Robinson Napitupulu Sebut Kerusakan Lingkungan sebagai Kejahatan Kemanusiaan

Berita GolkarRobinson Napitupulu menyatakan bahwa perbuatan biadab manusia dalam merusak lingkungan telah menimbulkan bencana kemanusiaan yang sangat dahsyat. Jutaan orang kehilangan tempat tinggal, harta benda yang nilainya tidak sedikit musnah, ribuan nyawa melayang secara sia-sia, dan ratusan orang hingga kini masih dinyatakan hilang tanpa kejelasan nasib, apakah masih hidup atau telah meninggal dunia.

Menurut tokoh senior SOKSI Robinson Napitupulu, bencana yang terjadi saat ini bahkan jauh lebih parah dibandingkan musibah tsunami di Banda Aceh pada 26 Desember 2004. Meski tsunami tersebut menelan ratusan ribu korban jiwa akibat gelombang laut setinggi puluhan meter yang datang secara tiba-tiba, bencana yang kini terjadi memiliki dimensi yang berbeda dan lebih mengerikan, karena penyebab utamanya adalah rusaknya ekosistem akibat ulah manusia sendiri.

“Ini bukan semata-mata bencana alam, tetapi bencana akibat kejahatan manusia. Kerusakan ekosistem terjadi karena keserakahan manusia-manusia biadab yang rakus akan harta duniawi, menebangi hutan, mengeruk alam tanpa batas, dan mengabaikan dampaknya bagi rakyat,” tegas Robinson.

Ia menilai, negara tidak boleh tinggal diam. Presiden Prabowo Subianto, menurutnya, harus bertindak tegas terhadap para perusak lingkungan. Kejahatan terhadap alam adalah kejahatan pidana serius yang dampaknya lintas generasi dan harus diproses secara hukum tanpa pandang bulu.

“Para perusak lingkungan ini harus diseret ke pengadilan dunia, sambil menunggu pengadilan di akhirat kelak. Tidak boleh ada kompromi terhadap kejahatan yang telah merenggut nyawa rakyat tak berdosa,” ujarnya.

Di tengah duka mendalam, Robinson juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendoakan para korban bencana agar diberikan ketabahan, kekuatan, penghiburan, serta pemulihan secepatnya. Ia berharap negara hadir sepenuhnya dalam proses penanganan korban dan pemulihan wilayah terdampak.

Mengakhiri pernyataannya, Robinson Napitupulu menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh kader Golkar, khususnya yang tergabung dalam Grup WhatsApp Golkar Bersatu. Ia mengajak semua pihak untuk meninggalkan tahun lama yang penuh duka dan penderitaan, serta menatap tahun baru dengan semangat, harapan, dan optimisme.

“Kita memasuki tahun yang baru dengan penuh pengharapan. Hari esok adalah misteri, kita tidak tahu apa yang akan terjadi, hanya Tuhan yang Maha Mengetahui. Karena itu, mari kita serahkan hidup dan pergumulan kita ke dalam tangan Tuhan, libatkan Dia dalam setiap langkah kehidupan kita,” pungkas politisi senior Partai Golkar ini.

Leave a Reply