Berita Golkar – Fokus Hamka B Kady, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar di parlemen sejak periode pertama hingga yang ketiga ini tidak berubah sedikitpun. Ia dengan gigih memperjuangkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, khususnya di Daerah Pemilihannya Sulawesi Selatan (Sulsel) I meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Kepulauan Selayar.
Di tahun 2025 ini, Hamka mengucurkan program aspirasi untuk masyarakat di Sulsel I. Di antaranya Program BSPS (Bedah Rumah), Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air lrigasi (P3-TGAI), Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), Program Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S).
Selanjutnya PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat), pembangunan jembatan gantung, Inpres Jalan Daerah (IJD), Penerangan Jalan Umum, hingga mendukung penuh Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM).
Salah satu program aspirasi unggulannya adalah Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, dikutip dari FajarSulsel.
Hamka dalam berbagai pertemuan dengan masyarakat kerap menyampaikan bahwa, program bedah rumah merupakan salah satu program pemerintah yang diturunkan atas aspirasi Anggota Komisi V DPR RI untuk membantu masyarakat kurang mampu yang mendiami rumah tidak layak huni (RTLH).
Yang tak kalah penting adalah program ini harus ia pastikan tepat sasaran dan berjalan sesuai prosedur. Makanya ia selalu menyempatkan diri, turun langsung ke lapangan meninjau serta mendengar aspirasi masyarakat sebagai bentuk tanggung jawabnya dalam memastikan pelaksanaan bantuan berjalan sesuai prosedur serta tepat sasaran.
Menurutnya, peninjauan lapangan penting dilakukan untuk melihat langsung progres pekerjaan serta mendengarkan aspirasi warga.
Selain itu Hamka juga ingin mengawal bahwa setiap bantuan dari pemerintah pusat betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Rumah yang tadinya tidak layak huni kini harus menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
Selain memeriksa hasil pengerjaan, Legislator dari Fraksi Partai Golkar itu juga berdialog dengan pelaksana kegiatan untuk mengevaluasi kendala di lapangan, seperti keterlambatan material atau cuaca yang menghambat pembangunan.
Hamka menegaskan pengawasan akan terus dilakukan sebagai bagian dari kewenangan DPR agar program berjalan efektif dan transparan.
Salah satu momen menarik perhatian publik pernah terjadi saat Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini bertindak cepat merespons keluhan pasangan suami istri (Pasutri) lansia bernama Barubbu Daeng Nuru (62)-Daeng Naima (58) di Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, yang menghuni rumah reot, nyaris roboh dan masuk kategori tidak layak huni.
Barubbu Daeng Nuru yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani rumahnya hancur termakan usia. Dinding yang terbuat dari anyaman bambu sudah tidak berbentuk. Rangka rumahnya pun harus ditopang penyangga agar tidak roboh ke tanah.
Menurut Barubbu Daeng Nuru, sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja mereka kesulitan apalagi memperbaiki rumahnya yang nyaris roboh.
Mengetahui kondisi warga tersebut, Hamka tak tinggal diam. Ia langsung memerintahkan stafnya untuk menindak lanjuti adanya Pasutri di Takalar yang rumahnya nyaris roboh ke tanah dan segera diberikan bantuan bedah rumah.
Masih banyak Barubbu Daeng Nuru lainnya yang pernah merasakan langsung kinerja moncer Hamka B Kady. Ia berkomitmen akan terus menjalankan tugas demi mensejahterakan masyarakat. {}













