Berita Golkar – Bupati Bintan Roby Kurniawan menyerahkan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) perikanan kepada para pelaku usaha sektor perikanan yang bersumber dari Dana Insentif Fiskal (DIF) Tahun Anggaran 2025.
Penyerahan bantuan tersebut menyasar berbagai kelompok usaha, mulai dari Pokdakan (Kelompok Pembudidaya Ikan), Poklahsar (Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan), hingga KUB (Kelompok Usaha Bersama) yang bergerak di bidang perikanan tangkap.
Total bantuan yang diserahkan meliputi 63.500 ekor benih ikan dan 8,46 ton pakan ikan, serta berbagai sarpras penunjang kegiatan perikanan tangkap dan pengolahan hasil perikanan.
Untuk sektor budidaya, sebanyak 3 Pokdakan menerima 40.000 ekor benih ikan lele, 10.000 ekor benih ikan gurame, dan 13.500 ekor benih ikan nila. Selain itu juga diberikan pakan ikan (pelet) 781 sebanyak 4,56 ton dan pakan 781-1 sebanyak 3,9 ton.
Sementara itu, untuk sektor perikanan tangkap, bantuan disalurkan kepada 7 KUB berupa 2.120 buah bubu rajungan oval (bubu ketam), 270 lembar jaring apollo, 20 jaring ikan karang, dan 113 roll bahan kawat bubu ikan ukuran 1 inci.
Tak hanya itu, sebanyak 10 unit chest freezer juga diserahkan kepada 7 Poklahsar guna menunjang kegiatan produksi dan penyimpanan olahan hasil perikanan.
Bupati Roby berharap seluruh bantuan tersebut dapat mendorong peningkatan hasil produksi perikanan yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Hari ini kita serahkan bantuan sarpras, baik untuk perikanan budidaya, perikanan tangkap, maupun olahan hasil perikanan. Harapan kita tentu ini bisa bermanfaat dan dikelola sebaik mungkin agar memberikan hasil yang maksimal,” ujar Roby saat penyerahan di Aula Kantor Kecamatan Seri Kuala Lobam, Jumat pagi (9/1/2026), dikutip dari WartaKepri.
Roby juga menekankan pentingnya kolaborasi antar pelaku usaha perikanan dalam mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki Kabupaten Bintan.
“Bintan memiliki potensi perikanan yang sangat besar. Ini harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya tersebut secara optimal dan berkelanjutan,” tutupnya. {}













