Dari Rp. 1,2 Triliun ke Rp. 2,8 Triliun, Gubernur Melki Laka Lena Pacu Kemandirian Fiskal NTT

Berita Golkar – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena menarget Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026 naik Rp 2,8 Triliun. Penyelenggaraan keuangan daerah yang transparan, partisipatif, dan terukur menjadi kunci utama dalam membangun Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Tahun lalu, PAD kita mencapai Rp 1,297 triliun. Tahun ini, kita targetkan ke angka Rp 2,8 triliun,” kata Melki Laka Lena, Rabu (21/1/2026).

Menurut Gubernur Melki Laka Lena, dengan PAD yang kuat, Pemerintah Provinsi NTT memiliki keleluasaan untuk mengeksekusi program-program aspirasi masyarakat yang tidak terakomodasi oleh anggaran pusat yang sudah terkunci peruntukannya.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menegaskan komitmennya untuk membuka ruang publik sejak tahap pembahasan anggaran.

“Jadi, ketika pembahasan dalam pemerintah, kami mengundang para pihak untuk berdiskusi supaya bisa diakses publik. Untuk beberapa isu yang sensitif dan berisiko hukum, kami akan konsultasi dengan BPKP, BPK, dan APH seperti polisi dan jaksa,” ungkapnya, dikutip dari RRI.

Menanggapi pertanyaan warga dalam sesi interaktif mengenai peluang produk lokal dalam program pusat seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Gubernur Melki menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat lokal. Gubernur Melki menyayangkan saat ini banyak bahan baku seperti telur dan daging masih didatangkan dari luar NTT.

Menurutnya, program pusat seperti MBG, Sekolah Rakyat, dan Rumah Layak Huni, yang masuk ke NTT dengan angka triliunan rupiah mesti benar-benar melibatkan masyarakat bawah. Ia berharap, jumlah anggaran untuk program-program strategis nasional membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Saya selalu mengatakan bahwa lebih baik kita mendorong potensi-potensi usaha yang selama ini tidur di masyarakat, dan teman-teman ASN bergeraklah ke sana. Masih banyak uang yang bisa kita kelola dengan baik di luar sana melalui pola-pola kewirausahaan. Itu mestinya menjadi potensi untuk dikerjakan,”ujarnya.

Gubernur Melki mengajak  seluruh masyarakat untuk memberikan aspirasi melalui jalur komunikasi yang telah disediakan, salah satunya melalui media “Meja Rakyat: Melki-Johni Melayani Rakyat” yang bisa diakses melalui WhatsApp maupun secara tatap muka dengan mendatangi langsung Sekretariat Meja Rakyat di Kantor Gubernur NTT setiap hari kerja. {}