Viral di Facebook, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ajak PLN Naikkan Harga Token Listrik Terbukti Hoaks

Berita Golkar – Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ajak PLN menaikkan harga token listrik, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 27 Desember 2026.

Klaim Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik berupa tulisan sebagai berikut.

“Bahlil ajak PLN menaikan harga token agar PT PLN tidak rugi dan agar rakyat belajar menghemat arusDi karenakan PLN terus merugi, Bahlil usul ke PLN agar menaikkan harga token.

“Biar tidak merugi terus, dan agar rakyat belajar Menghemat listrik”, ujar Bahlil.

Ide ini muncul dari diskusi untuk mengatasi kerugian PLN akibat biaya produksi yang tinggi dan subsidi yang membebani, sehingga kenaikan harga token dianggap solusi agar PLN sehat kembali dan masyarakat lebih sadar penggunaan listrik.

#bahlil #pln #listrik #ekonomi #indonesia #tokenlistrik #beritaterkini #foryoupage #masukberanda #fyp”

Benarkah Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik, dengan menjadikan kutipan dalam klaim “Biar tidak merugi terus, dan agar rakyat belajar Menghemat listrik” sebagai bahan penelusuran, hasilnya tidak ditemukan artikel dari media massa yang membuat artikel tersebut.

Penelusuran juga dilanjutkan dengan menghubungi Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia.

Anggia mengatakan,  klaim Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik adalah hoaks.

“Hoaks dan postingan lama,” kata Anggia saat berbincang dengan Liputan6.com, dikutip (27/1/2026), dikutip dari Liputan6.

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik tidak benar.

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia mengatakan, klaim Bahlil ajak PLN menaikan harga token listrik adalah hoaks. {}