Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Nilai Peran Polri Krusial Jaga Distribusi Pupuk dan Stabilitas Pangan

Berita Golkar – Gubernur Kaltim Rudy Masud mengapresiasi nota kesepahaman (MoU) antara Polri dan PT Pupuk Indonesia (Persero) atas komitmen mengawal distribusi pupuk subsidi dan komersial hingga ke tangan petani.

“Ini bukti bagaimana Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi paling utama bagaimana memastikan stok dan distribusi pupuk aman bagi petani Kaltim bahkan Indonesia,” ujar Rudy Mas’ud dalam keterangannya dalam laman resmi Pemprov Kaltim dikutip Sabtu (31/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Rudy Mas’ud pada peresmian Proyek Revamping Pabrik Amoniak Kaltim 2 PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) Bontang, Kamis 29 Januari 2026.

Dia menilai langkah tegas Polri akan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan musim tanam berjalan lancar bagi ribuan keluarga petani di Kaltim.

Menurut Rudy Mas’ud, distribusi pupuk seringkali menjadi titik penting yang rawan penyelewengan, sehingga mengganggu ketersediaan dan distribusi hingga ke tingkat petani.

Gubernur menekankan kehadiran Polri di lapangan memberikan rasa aman, tidak hanya bagi distributor, tetapi petani kecil yang sangat bergantung pada ketersedian pupuk tepat waktu.

“Kehadiran Polri dalam mengawasi jalur distribusi memastikan tidak ada yang bermain dengan nasib petani. Jika pupuk lancar, hasil panen melimpah dan harga pangan di pasar tetap terjangkau untuk warga Kaltim,” ujar Rudy Mas’ud, dikutip dari JPNN.

Apresiasi Gubernur Rudy Mas’ud ini bukan tanpa alasan. Sebab, pengawaan ketat dilakukan mulai dari gudang penyangga hingga ke tingkat kios pengecer di pelosok kabupaten/kota.

Karena itu, pengawasan jajaran Polri akan meminimalisir praktik tengkulang atau pengecer nakal yang menaikkan harga di atas harga eceran tertinggi.

Selain itu, kelancaran logistik jalur darat dan perairan yang aman, sehingga memastikan pengiriman pupuk ke wilayah terpencil tetap terjadwal. “Petani tidak lagi dihantui kelangkaan pupuk saat memasuki masa tanam,” tegas Rudy Mas’ud.

Gubernur berharap kolaborasi PT Pupuk Indonesia (Persero) terus diperkuat. Mengingatkan Kaltim sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), kemandirian pangan melalui sektor pertanian yang sehat menjadi prioritas utama.

“Kami ingin petani fokus menanam, tanpa perlu pusing memikirkan pupuk yang hilang di pasaran. Terima kasih Bapak Kapolri yang sudah menjadi benteng bagi ketahanan pangan bangsa,” pungkasnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan nota kesepahaman terkait pendistribusian pupuk di Indonesia agar penyubur tanaman tersebut bisa tepat sasaran ke para petani.

“Kerja sama Polri dan Pupuk Indonesia diharapkan proses distribusi pupuk bisa tepat waktu, sehingga pupuk betul-betul bisa tepat sasaran sampai di masyarakat petani yang membutuhkan,” ujar Jenderal Listyo. {}