Bupati Subang, Reynaldy Putra Pilih Berkantor di Posko Banjir Pamanukan

Berita GolkarMenanggapi situasi darurat yang kian dinamis, Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita (Kang Rey), mengambil kebijakan taktis dengan memindahkan pusat aktivitas kepemimpinannya ke lokasi bencana.

Sejak Jumat (30/1/2026), Kantor Kecamatan Pamanukan resmi berfungsi sebagai “Kantor Bupati Darurat” guna memimpin langsung penanggulangan banjir Pantura.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Kang Rey menyadari bahwa dalam situasi bencana, keterlambatan informasi satu menit saja bisa berdampak fatal bagi warga yang terisolir.

Keputusan di Tengah Genangan

Dengan berkantor di posko gabungan, Kang Rey dapat memantau laporan dari delapan camat terdampak secara real-time. Bahkan, Bupati kedapatan beberapa kali melakukan sambungan telepon langsung ke berbagai sektor pendukung untuk memastikan pasokan logistik dan obat-obatan tidak terhambat alur birokrasi yang kaku.

“Situasi di lapangan berubah bukan lagi per hari, tapi per jam. Saya memutuskan stand by dan bermalam di sini agar setiap keputusan penting bisa langsung dieksekusi saat itu juga,” tegas Kang Rey.

Memastikan Layanan 24 Jam Kehadiran Bupati di posko juga diikuti oleh jajaran Kepala OPD teknis. Ia memastikan bahwa kehadiran fisik pemerintah di tengah wilayah terdampak adalah jaminan bahwa masyarakat tidak berjuang sendirian.

Kang Rey menginstruksikan agar seluruh tenaga kesehatan tetap siaga 24 jam untuk melayani pengungsi di setiap titik posko. {}