Gubernur Ansar Ahmad Resmikan Kepri Terang, Warga Tembesi Sidomulyo Nikmati Listrik 24 Jam

Berita Golkar – Program Kepri Terang, program unggulan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam memperluas akses listrik bagi masyarakat, kembali menjangkau wilayah baru. Kali ini, warga Kampung Tembesi Sidomulyo RW 006, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, resmi menikmati layanan listrik selama 24 jam.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad secara langsung meresmikan masuknya program Kepri Terang pada Sabtu (31/1/2026) di Lapangan Sepak Bola Kampung Tembesi Sidomulyo. Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, para kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, serta Tim Pengendalian Percepatan Pembangunan Provinsi Kepri.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menegaskan bahwa ketersediaan listrik selama 24 jam memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Listrik adalah nyawa bagi pembangunan. Dengan listrik yang menyala 24 jam, aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik dapat berjalan optimal,” ujarnya, dikutip dari GoKepri.

Ia menambahkan, Kampung Tembesi Sidomulyo merupakan kawasan perkebunan yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan di Kepulauan Riau. Kehadiran listrik 24 jam diharapkan dapat mempermudah aktivitas para petani, mempercepat kemajuan daerah, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Gubernur Ansar juga menegaskan bahwa program Kepri Terang akan terus dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh masyarakat Kepulauan Riau dapat menikmati akses listrik yang layak.

“Masih ada pulau-pulau yang belum menikmati listrik secara penuh. Target kita jelas, seluruh warga Kepri, di pulau manapun mereka tinggal, harus bisa merasakan terang benderang di rumahnya. PLN bersama Pemprov akan menuntaskan ini hingga tahun 2027,” tegasnya.

Berdasarkan data hingga Juni 2025, rasio elektrifikasi di Provinsi Kepulauan Riau telah mencapai 99,10 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 100 persen pada 2027 sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. {}