Daerah  

MQ Iswara Dukung Usulan Sewa Helikopter untuk Layanan RSUD Selatan Jabar

Berita Golkar – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, MQ Iswara angkat bicara soal gagasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang berencana menyewa helikopter guna menunjang operasional RSUD di wilayah selatan.

Menurutnya, informasi yg didapat, rencana tersebut bukan untuk kepentingan pribadi gubernur, melainkan untuk menjawab persoalan klasik layanan kesehatan di daerah terpencil, khususnya di kawasan selatan Jawa Barat, jd merupakan usulan yg bagus.

“Helikopter ini bukan untuk gubernur. Ini untuk mengangkut dokter spesialis ke rumah sakit yang membutuhkan,” tegas Iswara, Senin (23/2/2026), dikutip dari RMOLJabar.

Lebih lanjut dirinya, menerangkan, bahwa, Pemprov Jabar sendiri telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp49 miliar untuk peningkatan layanan kesehatan di sejumlah RSUD wilayah selatan. Anggaran itu difokuskan pada penambahan ruang dan fasilitas pelayanan.

“Rp49 miliar itu sudah dialokasikan untuk pelayanan kesehatan, khususnya di RSUD Jampang, Kulon, dan Pameumpeuk. Itu sudah jelas peruntukannya,” ujarnya.

Terkait helikopter, Iswara menjelaskan, hingga saat ini belum ada penganggaran. Gagasan tersebut masih sebatas usulan gubernur dan akan dibahas bersama dinas terkait serta Badan Anggaran DPRD.

“Helikopternya bukan beli, tapi sewa. Pak Gubernur baru menyampaikan usulan. Nanti kami bahas di DPRD,” jelasnya.

Menurut Iswara, konsep penyewaan helikopter justru lebih fleksibel karena bisa digunakan menjangkau berbagai wilayah yg jauh, tak hanya Jampang dan Pameungpeuk, tetapi juga daerah lain seperti selatan Tasik Selatan, Cianjur Selatan, atau Bogor Barat.

“Informasinya sewanya selama satu tahun. Jadi bisa dipakai ke beberapa daerah yang membutuhkan dokter spesialis atau bahkan peralatan medis tertentu,” katanya.

Iswara membenarkan, bahwa ide pengadaan helikopter sebenarnya bukan hal baru di Jawa Barat. Pada masa gubernur gubernur sebelumnya, wacana serupa pernah muncul, namun kandas dalam pembahasan.

“Dulu memang pernah ada usulan helikopter, tapi itu untuk operasional gubernur. Itu tidak lolos. Sekarang beda, ini murni untuk layanan kesehatan dan mengangkut dokter spesialis ke daerah yang jauh dan sulit aksesnya,” ucapnya.

Iswara memastikan, DPRD akan mengkaji  efektivitas dan urgensi penyewaan helikopter tersebut sebelum memberikan persetujuan anggaran.

“Intinya, kalau memang untuk kepentingan pelayanan masyarakat dan bisa mempercepat akses dokter spesialis ke wilayah terpencil, tentu kita dapat menyetujui,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menggulirkan terobosan tak biasa untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah selatan Jabar. Ia menggagas penyewaan helikopter khusus guna mendukung operasional RSUD Jampang Kulon dan RSUD Pameungpeuk.

Gagasan tersebut mencuat setelah Direktur RSUD Jampang Kulon, Lusi Apriani, membeberkan kondisi rumah sakit yang kerap kewalahan akibat lonjakan pasien. Status over kapasitas di rumah sakit milik Pemprov Jabar itu dinilai tak cukup hanya dijawab dengan penambahan ruang, tetapi juga pembenahan sistem rujukan dan mobilitas tenaga medis.

Dedi memastikan, tahun ini Pemprov telah mengalokasikan anggaran untuk perluasan fasilitas layanan. “Tahun ini ada pembangunan, anggarannya Rp49 miliar untuk tambahan ruang layanan,” ujarnya. {}