Berita Golkar – Abisai Rollo kembali dipercaya menahkodai DPD Partai Golkar Kota Jayapura setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII yang digelar Sabtu (21/2/2026).
Abisai Rollo yang juga menjabat sebagai Wali Kota Jayapura itu terpilih tanpa perlawanan, menyusul tidak adanya kandidat lain yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua. Keputusan aklamasi tersebut menandai periode ketiga kepemimpinannya di tubuh Partai Golkar Kota Jayapura.
Di bawah komandonya, partai berlambang pohon beringin itu disebut mampu menjaga konsistensi arah perjuangan politik serta memperkuat struktur organisasi di tingkat kota.
Ketua Terpilih DPD Partai Golkar Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
“Kepercayaan ini adalah amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Panji Partai Golkar akan saya kibarkan di seluruh Kota Jayapura hingga ke distrik dan kampung-kampung,” ucap Abisai Rollo saat ditemui wartawan usai Musda VII DPD Golkar Kota Jayapura, Sabtu (21/2/2026) malam, dikutip dari CeposOnline.
Menurut ABR, kepercayaan untuk memimpin pada periode ketiga merupakan mandat besar untuk menjaga marwah partai di tengah masyarakat.
“Saya kembali terpilih untuk periode ketiga. Sebenarnya aturan AD/ART hanya dua periode, tetapi saya mendapat diskresi dari Ketua DPP Partai Golkar karena masih dinilai layak dan dibutuhkan untuk memimpin partai ini di Kota Jayapura,” jalas pria yang biasa disapa ABR ini.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, atas kepercayaan yang diberikan. ABR menegaskan komitmennya untuk terus membesarkan Partai Golkar bersama rakyat di Kota Jayapura.
Ia pun mengajak seluruh kader DPD Golkar Kota Jayapura untuk terus membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan pengurus di tingkat provinsi hingga ke akar rumput.
“Kita harus menjaga amanah partai ini di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi agenda politik ke depan, baik Pileg maupun Pilkada,”ujar ABR.
Adapun ABR berharap, melalui Musda VII tersebut, Partai Golkar berharap mampu memperkuat soliditas internal sekaligus menyiapkan strategi politik dan pembangunan daerah untuk lima tahun mendatang.
“Setelah ini kita akan segera membentuk kepengurusan yang baru. Struktur partai harus segera dilengkapi agar roda organisasi berjalan maksimal,”kata ABR.
Ia menambahkan, usai pembentukan kepengurusan, langkah selanjutnya adalah melakukan konsolidasi menyeluruh hingga ke tingkat distrik dan kampung.
Menurutnya, konsolidasi menjadi kunci utama dalam menjaga kekompakan serta memperluas basis dukungan masyarakat.
“Kita ingin Golkar benar-benar hadir di tengah rakyat. Bukan hanya kuat di struktur, tetapi juga kuat dalam kerja-kerja nyata untuk masyarakat Kota Jayapura,” tambahnya.
Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Max Krey, mengatakan, Abisai Rollo merupakan salah satu kader terbaik yang dimiliki Golkar di Kota Jayapura saat ini.
“Beliau memiliki visi, misi, dan kapasitas yang jelas. Karena itu partai masih memandang beliau sangat dibutuhkan untuk memimpin 5 tahun ke depan,” ujar Max saat membuka Musda VII DPD II Golkar Kota Jayapura.
Max menjelaskan, secara aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), masa jabatan pimpinan partai dibatasi dua periode atau sekitar 10 tahun.
Namun dalam kondisi tertentu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar dapat memberikan diskresi kepada kader yang dinilai masih strategis bagi organisasi.
Ia menyebutkan bahwa, mekanisme diskresi tersebut telah diajukan secara berjenjang mulai dari DPD II, DPD I Papua, hingga ke tingkat pusat dan telah memperoleh persetujuan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar.













