DPD II  

Agus Prasetya Pimpin Aksi Partai Golkar Peduli Banjir di Tiga Kecamatan Tanah Laut

Berita Golkar – Banjir masih menggenang di sejumlah wilayah Kabupaten Tanah Laut. Hari-hari berlalu dalam kondisi yang nyaris serupa: rumah-rumah terendam, aktivitas warga lumpuh, dan kehidupan berjalan dalam keterbatasan. Di tengah situasi yang tak menentu itu, kehadiran menjadi bentuk kepedulian yang paling nyata.

Minggu (4/1/2026), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tanah Laut menggelar aksi kemanusiaan bertajuk Golkar Peduli Banjir Tanah Laut. Melalui kegiatan ini, bantuan sembako disalurkan langsung ke desa-desa yang terdampak banjir di sejumlah kecamatan.

Desa-desa yang menjadi sasaran bantuan meliputi Desa Banua Raya, Kecamatan Bati-Bati, Desa Kurau Utara, Kecamatan Bumi Makmur, serta tiga desa di Kecamatan Kurau, yakni Desa Handil Negara, Desa Kali Besar, dan Desa Tambak Sarinah.

Rombongan berangkat dari Sekretariat DPD Partai Golkar Tanah Laut sekitar pukul 14.00 Wita. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Tanah Laut, H. Agus Prasetya, didampingi Sekretaris H. Muhtarraden, Bendahara Hj. Marni, serta jajaran pengurus DPD lainnya.

Tujuan pertama adalah Desa Banua Raya, Kecamatan Bati-Bati. Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh warga yang terdampak banjir. Tanpa menunggu lama, H. Agus Prasetya langsung turun ke lokasi genangan air. Dengan sikap ramah dan penuh empati, ia membagikan makanan siap saji kepada warga, menyapa mereka yang masih bertahan di rumah-rumah yang dikepung air.

Setelah meninjau langsung lokasi banjir, rombongan melanjutkan ke posko bencana yang berada di halaman Kantor Desa Banua Raya.

Di tempat tersebut, rombongan DPD Partai Golkar Tanah Laut disambut oleh Camat Bati-Bati dan Kepala Desa Banua Raya. Suasana pertemuan berlangsung hangat, diwarnai rasa empati dan kepedulian terhadap kondisi warga yang tengah dilanda musibah.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kecamatan Kurau. Di wilayah ini, bantuan sembako untuk tiga desa terdampak diserahkan secara terpusat di Kantor Kecamatan Kurau sebagai bagian dari koordinasi penanganan bencana.

Dari Kecamatan Kurau, rombongan bergerak menuju Desa Kurau Utara, Kecamatan Bumi Makmur, salah satu wilayah dengan dampak banjir terparah di kecamatan tersebut.

Kedatangan rombongan disambut antusias oleh warga. Bantuan sembako langsung diserahkan di posko penanganan bencana, yang turut dihadiri Camat Bumi Makmur dan Kepala Desa Kurau Utara.

Camat Bumi Makmur, Imam Era Wahyudi, menjelaskan bahwa banjir melanda hampir seluruh wilayah kecamatannya. “Untuk Kecamatan Bumi Makmur, ada 11 desa yang terdampak banjir. Yang paling parah adalah Desa Kurau Utara, Desa Bumi Harapan, dan Desa Handil Birayang Bawah,” ujarnya, dikutip dari SuaraPancasila.

Ia menambahkan, tingginya genangan air disebabkan oleh beberapa faktor.

“Kurau Utara ini berada paling dekat dengan sungai. Ditambah kiriman air dari Kecamatan Bati-Bati serta kondisi air laut yang sedang pasang, menyebabkan ketinggian air cukup tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Tanah Laut, H. Muhtarraden, menyampaikan harapannya agar bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak banjir.Kami juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh warga yang mengalami musibah ini,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa Kurau Utara, Bahrani, mengungkapkan bahwa banjir telah merendam wilayahnya selama cukup lama. “Banjir ini sudah sekitar sepuluh hari. Hampir 100 persen wilayah Kurau Utara terdampak, terutama pada sore hari saat air laut pasang naik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jumlah warga terdampak cukup besar. “Ada sekitar 873 kepala keluarga dengan jumlah penduduk lebih dari 3.000 jiwa yang terdampak banjir ini,” tutur Bahrani.

Tidak hanya menyalurkan bantuan sembako, H. Agus Prasetya dan Hj. Marni—yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut dari Fraksi Golkar—turut meninjau langsung kondisi aliran sungai di ujung Desa Kurau Utara. Peninjauan tersebut dilakukan bersama Camat Bumi Makmur dan Kepala Desa setempat.

Menanggapi kondisi banjir yang melanda wilayah tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Tanah Laut, H. Agus Prasetya B, menyampaikan keprihatinannya. “Tentunya saya turut prihatin atas bencana banjir di 3 kecamatan, saya mendoakan selalu sehat dan sabar dengan adanya bencana yang sudah lama 10 sampai 15 hari ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Kalau melihat banjir ini segera adanya evaluasi terhadap saluran air di perkampungan dan juga DAS utama Sungai Maluka.”

Menurutnya, langkah cepat perlu segera dilakukan. “Untuk jangka pendek secepatnya di muara sungai ditambahi sodetan output air dan normalisasi pendangkalan, jadi genangan air ini cepat keluar. Harus ada tindakan nyata.”

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya penanganan berkelanjutan.

“Dalam jangka panjang karena catchment area atau daerah DAS sangat luas, perlu kajian dari hulu sampai hilir. Bagaimana penanganan di hulu, di hilir, dan di muara, serta penanganan aliran air di perkampungan penduduk.”

Demikian disampaikan H. Agus Prasetya, yang dikenal ramah dan murah senyum, menutup rangkaian kegiatan Golkar Peduli Banjir Tanah Laut—sebuah ikhtiar kemanusiaan di tengah bencana yang belum usai.

Di tengah air yang belum juga surut, kehadiran Partai Golkar Tanah Laut menjadi penanda bahwa warga tidak dibiarkan sendiri menghadapi bencana. Sebab di balik genangan, selalu ada harapan—selama kepedulian terus mengalir. {}